Kades Sebot Diduga Tipu Masyarakat – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Kades Sebot Diduga Tipu Masyarakat

POSE BARENG. Anggota Komisi III DPRD TTS pose bersama Bastian Lasfeto yang mengadukan upaya penipuan Kades Sebot terhadap masyarakat, Selasa (25/4).

YOPI TAPENU/TIMEX

Pungut Uang, Janjikan Lampu Sehen dan Rumah

SOE, TIMEX – Bastian Lasfeto, 89, warga Desa Sebot Kecamatan Mollo Utara mendatangi DPRD TTS, Selasa (25/4). Kedatangan Bastian untuk mengadukan tindakan kepala desa (Kades) Sebot, Karel Toto yang dinilai menipu masyarakat.

Karel dituding memungut uang dari masyarakat dengan menjanjikan lampu sehen pada tujuh tahun silam dan juga rumah layak huni tahun 2015. Namun hingga saat ini, bantuan yang dijanjikan Karel belum juga diterima masyarakat.
Karena itu, Bastian menilai tindakan tersebut merupakan bentuk penipuan terhadap masyarakat sehingga ia mengadukan tindakan kades ke DPRD guna memberikan pembinaan kepada kades.

“Saya sudah laporkan tindakan kades ke camat, tapi tidak ditindaklanjuti sehingga hari ini saya datang ke DDRD,” jelas Bastian.
Dikatakan, kades memungut uang untuk lampu sehen per kepala keluarga (KK) bervariasi yakni mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Namun hingga saat ini, lampu sehen yang dijajikan belum juga diterima masyarakat.

Sementara bantuan rumah layak huni, kades memungut uang sebesar Rp 75 ribu kepada 138 KK yang ada di Desa Sebot. “Khusus uang bantuan rumah pada tanggal 20 April lalu, ada satu RT di Dusun II yang waktu itu ketua RT-nya tidak serahkan uang ke kades, jadi mereka bagi kembali uang yang dikumpulkan,” katanya.
Sementara, Karel Toto yang dikonfirmasi melalui telepon genggam, tidak bisa dihubungi karena telepon tidak aktif.
Ketua Komisi III DPRD TTS, David Boimau yang menerima aspirasi dari Bastian Lasfeto, memberi apresiasi kepada Bastian yang sudah lanjut usia, namun masih peduli dengan pembangunan di desa.

David juga salut kepada Bastian yang peduli dengan kepentingan masyarakat kecil yang hendak ditipu oleh oknum pejabat. “Terkait laporan ini, kami akan turun ke Desa Sebot dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan klarifikasi. Paling lambat minggu depan akan kami turun,” tegas David didamping anggota komisi III lainnya yakni Sefrit Nau, Ruba Banunaek dan Roy Babys. (yop/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!