Beli Nasi, Preman Tusuk Pemilik Warung – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Beli Nasi, Preman Tusuk Pemilik Warung

DIRAWAT. Korban Wildayanti sementara menjalani perawatan medis di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang.(insert) PELAKU. Inilah wajah kedua pelaku, Fransisko Lubalu alias Sisko alias Fakta dan Imanuel Amtonis yang melukai korban Wildayanti, ketika beli nasi di RM Salero Bundo usai diamankan aparat Polsek Kelapa Lima pada Senin (1/5).

IST

Lutut dan Siku Wildayati Luka Serius

KUPANG, TIMEX– Nahas menimpa Wildayanti, 47, pemilik Rumah Makan (RM) Salero Bundo, di Jalan Timor Raya, KM 8, RT 33/RW 11, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima. Ketika asyik melayani dua orang pembeli nasi pada Senin (1/5) sekira pukul 01.30 tiba-tiba saja pemilik RM Salero Bundo itu ditusuk pakai pisau oleh dua orang pembeli masing-masing Fransisko Lubalu alias Sisko alias Fakta, 26, warga Jalan Belimbing, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama dan Imanuel Amtonis, 24, warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima.

Akibat penganiayaan pakai pisau itu, Wildayanti mengalami luka cukup serius di bagian lutut kaki kiri, siku tangan kiri serta memar pada kepala. Pasalnya, ketika korban sementara menyiapkan nasi yang dipesan kedua pelaku, tiba-tiba saja pelaku Fransisko Lubalu alias Sisko alias Fakta, tanpa sebab langsung memeluk korban dari arah belakang dan berusaha melukai korban. Lantaran dipeluk tanpa sebab, korban sempat memberikan pelawanan sehingga mengakibatkan pisau pelaku mengenai beberapa bagian tubuh korban.

Usai melukai korban, kedua pelaku langsung kabur dari TKP menggunakan sepeda motor matic tanpa menyalakan lampu ke arah timur Oesapa. Namun, kedua pelaku berhasil diamankan berkat informasi dari saksi Juanaidi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Timor Express dari Kapolsek Kelapa Lima, AKBP Abdul Basith Algadri disebutkan, sesuai keterangan saksi Aksamina Nesimnasi, 43, yang juga karyawan RM Bundo Salero, saat kejadian saksi sementara tidur. Namun, jelas Basith, saksi tiba-tiba mendengar teriakan histeris korban. Karena mendengar teriakan itu, maka saksi Aksamina lalu keluar dari kamar dan membangunkan suami korban, Shalla Ahmat, 48 yang juga sudah tidur di salah satu kamar.

“Ketika korban disabet pakai pisau, kedua saksi sudah tidur. Tapi karena mendengar teriakan korban maka kedua saksi langsung bangun dan mendapati korban sudah berlumuran darah dalam posisi duduk di warung. Saat kedua saksi menemui korban, kedua pelaku sudah melarikan diri,” tegas mantan Kasat Intel Polres TTU ini. Oleh kedua saksi, korban Wildayanti langsung dilarikan ke RSUD S.K. Lerik Kota Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Selain kedua saksi yang bersama-sama korban di TKP, kata Kapolsek Kelapa Lima, saksi lain yakni Juanaidi, 32, warga RT 09/RW 03, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima juga menerangkan, sekira pukul 01.30 saksi Juanaidi melintas di depan TKP menggunakan sepeda motor dari arah KM 10 menuju Kupang. “Ketika Juanaidi melintas di depan TKP, ia mendengar teriakan hitseris korban. Saat bersamaan, saksi melihat dua orang pelaku bergegas keluar dari rumah makan sambil mengendarai sepeda motor tanpa menyalakan lampu dan berlari ke arah timur Oesapa,” ungkap Abdul Basith.

Saksi langsung berbalik arah dan memebuntuti sepeda motor kedua pelaku. Kedua pelaku lalu masuk ke salah satu kos-kosan di jalan masuk menuju pantai Oesapa. Setelah memastikan kedua pelaku sudah memarkir sepeda motornya, saksi Juanaidi lalu kembali ke TKP. “Kita dapat informasi kejadian itu dari warga. Anggota piket Pospol Oesapa Timur, bersama saksi Juanaidi lalu bergegas ke kos-kosan dimana kedua pelaku masuk. Setelah dilakukan pencarian di sekitar kos-kosan tersebut kedua pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Kelapa Lima. Anggota kita juga berhasil amankan sebilah pisau yang diduga dipakai pelaku untuk melukai korban,” jelasnya.

“Kedua pelaku sudah kita amankan dan saat ini masih dalam proses interogasi untuk mengetahui motif keduanya melukai korban ketika beli nasi. Yang melukai korban adalah Fransisko Lubalu alias Sisko alias Fakta. Sementara Imanuel Amtonis berada di depan RM Bundo Salero dan duduk di atas sepeda motor,” pungkas Abdul Basith.(gat)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!