Toko Prima Foto Dibobol Maling – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Toko Prima Foto Dibobol Maling

OLAH TKP. Anggota Polsek Kelapa Lima sementara melakukan olah TKP di Toko Prima Foto di jalan A. Yani pasca dibobol maling, pada Sabtu (6/5).

IST

Sejumlah Kamera Digital dan Uang Tunai Digasak

KUPANG, TIMEX– Kejadian pencurian dengan kekerasan (Curas) bisa menyasar siapa saja termasuk para pengusaha. Buktinya, Sabtu (6/5) Toko Prima Foto yang beralamat di Jalan A. Yani, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama, disasar pencuri.
Akibatnya, sejumlah kamera digital raib digasak pelaku. Selain kamera digital, uang tunai yang ada di laci meja kasir juga ikut digasak. Akibat kejadian itu maka pemilik Toko Prima Foto, Kenhogy Habiyono, 33, warga Jalan A.Yani Nomor 66, RT 12/RW 01, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama terpaksa mengadu ke Polsek Kelapa Lima.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Christanto Nugroho yang diwawancarai Timor Express, Minggu (7/5) melalui Kapolsek Kelapa Lima, AKP Abdul Basith Algadri membenarkan adanya pencurian di Toko Prima Foto. Menurut Abdul Basith, kejadian kehilangan barang elektronik seperti karema digital dan uang tunai itu diduga terjadi pada Jumat (5/5) malam hingga Sabtu (6/5) dini hari. Ini jelas karena, berdasarkan keterangan dua orang saksi Eta Manu, 46, Nimbrat Banu, 37, dan korban Kenhogy Habiyono, ketika mereka pergi ke Toko Prima Foto pada Sabtu pagi kondisi pintu etalase dan meja kasir sudah porak-poranda.

“Eta Manu ungkapkan, sekira pukul 07.00 ia dan seorang temannya Nimbrat Banu dan pemilik toko Prima Foto tiba di toko. Saat tiba di toko, Kenhogy Habiyono kemudian membuka pintu belakang bagian timur kemudian masuk ke dalam,” jelas Kapolsek Kelapa Lima.

Setelah masuk ke dalam toko, saksi Eta Manu mendapati laci meja kasir dalam keadaan terbuka. Saa itu, Eta Manu lalu bertanya kepada korban, Kenhogy Habiyono. ‘Tadi malam tutup laci ko sonde?’ Korban Kenhogy Habiyono menjawab, ‘Saya tutup’. Tak puas dengan kondisi laci meja kasir yang berantakan, maka Eta Manu melihat lagi laci kasir bagian bawah. Ternyata kondisi laci meja kasir bagian bawah juga sama yakni terbuka dan berantakan.

“Kedua saksi dan korban merasa ganjil dengan kondisi laci meja kasir. Karena itu maka mereka kemudian memeriksa lagi barang-barang jualan yang ada di dalam toko. Ternyata etalase tempat penyimpanan barang jualan berupa kamera digital dalam keadaan berantakan termasuk sejumlah barang berupa kamera digital pun tak ada. Ketika saksi Nimbrat Banu hendak membuka pintu bagian barat ternyata gembok pintu juga tak ada,” ungkap Abdul Basith mengkronologiskan kejadian kehilangan di Toko Prima Foto tersebut.

Barang-barang yang dilaporkan hilang, tambah mantan Kasat Intel Polres TTU ini seperti satu unit kamera Nikon D 3100 satu unit kamera Nikon D 5100, satu unit kamera Nikon 5200, satu unit kamera nikon D3200, satu unit kamera Canon 650 D, satu unit kamera Canon 1300 D, satu unit kamera studio, satu unit tas kamera besar dan uang tunai senilai Rp 875 ribu. “Total kerugian sementara yang kita rekap mencapai Rp 41.850.000. Diduga, pelaku pencurian masuk ke dalam toko dengan cara mencungkil pintu harmonika kemudian merusak gembok pada bagian dalam. Setelah itu, pelaku mencungkil etalase dan mengambil barang-barang yang sudah raib,” ucap dia.

Setelah dapat laporan kejadian kehilangan itu, sebut dia, pihaknya langsung bergerak ke lokai dan melakukan olah TKP. “Anggota kita di Polsek Kelapa Lima dibantu unit Identivikasi Polres Kupang Kota langsung bergerak ke lokasi dan melakukan olah TKP. Keterangan saksi-saksi dan korban sudah kita dapatkan. Sidik jari pelaku juga demikian. Saat ini kita masih fokus lakukan pencarian bukti tambahan untuk mengungkap pencurian barang elektronik di Toko Prima Foto,” tutup Kapolsek Kelapa Lima ini.(gat)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!