Rumah Elias Topitu Dilalap Api – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Rumah Elias Topitu Dilalap Api

TERBAKAR. Tampak rumah milik Elia Topitu warga RT 2/RW 1 Kelurahan Penkase Oeleta Kecamatan Alak yang dilalap jago merah, Kamis (11/5).

IMRAN LIARIAN/TIMEX

Semua Barang Ludes

KUPANG, TIMEX – Kamis (11/5) siang, sekira pukul 14.00, rumah milik Elias Topitu, warga RT 2/RW 1, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, dilalap si jago merah.
Segala isi rumah dilalap api. Tak ada yang tersisa. Hanya menyisakan pakaian di badan.

Daud Baitanu, salah satu saksi mata di lokasi kejadian, menjelaskan awalnya ia bersama warga lainnya sedang bersantai di salah satu rumah yang berada di belakang rumah korban kebakaran tersebut. Namun, tiba-tiba ia melihat kobaran api yang berada tepat di bagian dapur. Secara spontan ia bersama rekan-rekannya berupaya memadamkan api yang sudah telanjur membesar itu. Namun bersamaan dengan itu, angin bertiup sangat kencang. Api pun kian membesar. Daud bersama rekan-rekannya tak bias lagi menahan jilatan api di setiap sudut rumah tersebut. Warga lainnya datang membantu. Mereka hendak mengangkat barang dari dalam rumah. Namun karena api terus berkobar dan semakin besar, mereka pun takut. “Kami mau masuk untuk ambil barang yang lain, tapi takut karena apinya sudah terlalu besar,” ujar Daud.

Ia menambahkan, alhasil barang yang dapat diselamatkan adalah satu unit televisi 29 inch. Sedangkan perabot rumah tangga lainnya habis terbakar. Pada saat kejadian, anak dari pemilik rumah yakni Inyo Topitu sedang lelap tertidur. Ia tidak mengetahui rumahnya sedang dilalap si jago merah dari arah dapur. Beruntung, warga masih bisa membangunkannya. Inyo pun tidak mengalami cidera atau luka-luka. “Padahal saya sudah matikan kompor dari jam 11 siang. Jadi saya tidak tahu api ini berasal dari mana,” ungkap Inyo kepada wartawan.

Ia menambahkan semua barang rumah tangga mulai dari kulkas, sofa, dan perabot lainnya telah terbakar habis. Hanya tersisa pakaian yang sedang dipakai.
Mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi setengah jam kemudian menjadi tak berarti. Rumah sudah hangus.

Pada kesempatan itu, Lurah Penkase Oeleta, Yohanis Adu, mengimbau kepada warga agar lebih waspada ketika hendak keluar rumah. Warga harus mematikan semua alat masak baik yang menggunakan listrik maupun kompor minyak tanah. Sebab instalasi kabel listrik juga memiliki daya tampung aliran yang memiliki batas waktu. “Pastikan semua aman baru keluar rumah,” katanya.
Ia juga mengatakan, kelurahan bersama LPM dan RT/RW secara spontan memberikan bantuan seadanya.

Yohanis melanjutkan, pemerintah kelurahan akan mengirimkan surat kepada Dinas Sosial Kota Kupang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kupang agar dapat memberikan bantuan kepada korban kebakaran. (mg22/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!