Kota Kupang Memimpin – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

SPORTIVO

Kota Kupang Memimpin

BUKA POPDA. Suasana pembukaan Popda NTT II 2017 di GOR Flobamora Oepoi Kupang Selasa kemarin. Gubernur NTT Frans Lebu Raya selaku inspektur upacara membuka secara resmi Popda II yang diikuti 18 Kabupaten/Kota.

IST

Gubernur: Popda Harus Terus Digiatkan dan Berkelanjutan

KUPANG,TIMEX – Kota Kupang untuk sementara memimpin perolehan medali Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT II yang dibuka secara resmi Gubernur NTT Frans Lebu Raya di GOR Flobamora Oepoi Kupang, selasa (16/5) kemarin.

Keberhasilan Kota Kupang memimpin perolehan medali sementara, tidak terlepas dari penampilan apik para atlet andalannya di cabang Atletik.

Hingga hari kedua pertandingan Selasa kemarin, Kota Kupang berhasil menyabet empat medali emas dari cabang atletik dari nomor lari 5000 dan 1500 meter putra/i.

Di hari pertama perlombaan Atletik, Atlet Kota Kupang lansung tancap gas dengan menyapu bersih dua medali di nomor lari 5000 meter putra/i, atas nama Marselino Fallo dan Waty Buknoni

Sedangkan pada hari kedua perlombaan kemarin, giliran medali emas dari nomor lati 1500 meter putra/i yang di sapu bersih atlet Kota Kupang.
Waty Buknoni kembali menorehkan namanya sebagai penyumbang medali emas bagi Kota Kupang setelah finis pertama di nomor lari 1500 meter putri dengan waktu 5.00.84 detik.
Perak diraih atlet TTS, Soliani Tse dengan waktu 5.12.93 detik. dan perunggu diraih Elviana Atimetan dari Ngada dengan waktu 5.14.46 detik.
Di nomor 1500 meter putra, Medali emas juga disabet atlet Kota Kupang atas nama Fransiskus Korbafo setelah finsi pertama dengan catatan waktu 4.35.95 detik. Perak diarih oleh Martin Luter dari Sikka dengan catatan waktu 4.42.34 detik dan perunggu diraih oleh Yesaya Lelis dari kota Kupang dengan catatan waktu 4.43.04 detik.

Selain atletik yang telah menyelesaikan sebagian pertandingannya, Cabang Olahraga Taekwondo yang melangsungkan pertandingannya di Veky Lerik Sport Center juga dijadwalkan menuntaskan seluruh pertandingannya Selasa kemarin. Namun hingga berita ini diturunkan rangkaian pertandingan final di cabang taekwondo belum tuntas digelar.

Sementara itu, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dalam sambutannya ketika membuka Popda NTT II 2017 mengatakan Popda merupakan wadah terpenting bagi daerah untuk menjaring dan menemukan atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan, baik ditingkat daerah, nasional, maupun internasional. “Karena itu, Popda harus terus digiatkan, dilakukan secara berkelanjutan dengan sasaran utama adalah POPNAS, Pra PON dan PON,” terangnya.

Olahraga menurut Gubernur, sangat penting diperlukan untuk melatih mental juang anak bangsa menjadi pribadi yang tegar kuat dan sportif menghadapi setiap tantangan.

“Setiap tahun mestinya kita menggelar berbagai pertandingan dan perlombaan antar SD, antar SMP, mulai dari tingkat kecamatan, kemudian datang ditingkat kabupaten-kota, kemudian ke tingkat Provinsi sampai ke tingkat nasional. Semua ini kita lakukan semata-mata menemukan atlet-atlet baru,” ungkapnya.
Gubernur juga tak lupa memberikan motivasi kepada seluruh atlet pelajar dari seluruh NTT, agar bisa mengikuti rekam jejak atlet-atlet Kempo NTT yang saat ini dipersiapkan Perkami NTT mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di California – AS akhir Juli-awal Agustus 2017 mendatang, yang rata-rata merupakan atlet yang proses penjaringan melalui daerah, termasuk Popda.

“Kita berterimkasih karena NTT dipercaya Pemerintah Pusat membentuk 1 tim mewakili Indonesia mengikuti Kejuaraan Dunia Kempo nantinya di Amerika Serikat. Kita doakan semoga semua berjalan dengan baik dan mereka bisa meraih prestasi,” ungkap Gubernur.
“Kenapa ini saya sampaikan, karena prestasi tidak di raih dalam mimpi semalam. Dia beproses, memakan waktu bertahun-tahun. Oleh karena itu, anak-anak ku yang mengikuti POPDA saat ini harus memiliki tekad yang sama, akan meraih prestasi disuatu saat nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Kadispora NTT Nahor Talan dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan Popda NTT II 2017 ini bertujuan mengukur pembinaan prestasi olahraga, memotifasi, dan mengoptimalkan pengembangan potensi atlet pelajar NTT.

Event tahunan tersebut akan hingga 19 Mei 2017 di Kota Kupang dan merupakan wadah untuk menyeleksi atlet menghadapi berbagai event olahraga pelajar tingkat nasional.
Terkait peserta Popda, Kadispora memastikan bahwa jumlah atlet yang mengikuti Popda kali ini berjumlah 717 atlet dari di 18 Kabupaten/Kota yakni, Kota Kupang 111 atlet, Kabupaten Kupang (35), TTS (62), TTU (70), Belu (49), Ende (41), Sikka (52), Manggarai (44), Manggarai Barat (27), Ngada (39), Flores Timur (8), Sumba Timur (38), Sumba Barat Daya (48), Sumba Tengah (17), Sabu Raijua (14), Rote Ndao (31), Alor (30), Nagekeo (1).
Sementara empat Kabupaten lainnya yakni, Malaka, Sumba Barat, Lembata dan Manggarai Timur, tidak mengikuti POPDA 2017 di Kota Kupang dengan alasan ketiadaan anggaran.(rum)

Click to comment

Most Popular

To Top