Manggarai Memimpin Sementara Cabor Kempo – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Manggarai Memimpin Sementara Cabor Kempo

SERU. Salah satu pertandingan di Cabor Kempo yang dilangsungkan di GOR Flobamora Oepoi Kupang kemarin.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Potensi para Kenshi Peserta Popda Luar Biasa

KUPANG,TIMEX – Persaingan antar Kenshi di Cabang Olahrga Kempo dari 15 Kabupaten/Kota di ajang Pekan Olaharaga Pelajar Daerah (POPDA) NTT II yang dilansgungkan di GOR Flobamora Oepoi Kupang berlangsung ketat.

Ini bisa di lihat dari hasil perolehan medali sementara Cabang olahraga Kempo hingga hari kedua pertandingan, Rabu (17/5) kemarin.
Kabupaten Manggarai Memimpin sementara dengan mengumpulkan 3 medali emas, diikuti Sabu raijua dengan 2 emas dan 2 perak. Sedangkan Kota Kupang untuk sementara menempati posisi ketiga dengan meraih 1 medali emas 1 perak dan 1 perunggu.

Sumba Barat Daya berada di posisi keempat dengan raihan 1 emas 3 perunggu dan di posisi lima besar ditempati Manggarai Barat dengan 1 emas dan 1 perunggu.

Ketatnya persaingan diantara para kenshi dalam dua kategori yakni SMP dan SMA yang di pertandingkan dalam Popda kali ini, disebabkan karena pra kenshi yang di turunkan Kabupaten/Kota memiliki potensi luar biasa bagus.

Karena itulah, sejaka awal Ketua Pengprov Perkemi NTT Esthon L. Foenay menugaskan tim teknis dari Pengprov Perkemi untuk mencermati dan mendalami jalannya pertandingan Popda yang melibatkan anak SMP dan SMA.

Menurut sensei George dari tim teknis Cabor Kempo kepada koran ini di GOR Flobamora Oepoi Kupang, Rabu (17/5) kemarin, dari kondisi pertandingan sesungguhnya seluruh daerah memiliki potensi atlet yang luarbiasa bagus. “Namun ada beberapa kekurangan yang perlu di behani,” jelasnya.

Kekurangan pertama kata Sensei George, koordinasi antara Dispora dengan pengurus cabang olahraga kurang intensif sehingga persiapannya atlet menuju Popda terkesan terburu-buru.

“Padahal dari kacamata teknis potensi ada,” bebernya.

Kekurangan kedua, kompetisi di tingkat Kabupaten/Kota itu kurang. Ini yang perlu di dorong, sehingga ketika naik di tingkat provinsi, mereka memiliki jam terbang di Kabupten, dan tinggal di matangkan di tingkat provinsi, untuk bisa Go nasional dan bisa berkompetisi secara baik di tingkat nasional.
“Ini menjadi catatan teknis dua hari pertandingan berlangsung,” terangnya.

Khusus anak SMA kata Sinsei George jika disentuh dengan fisik, tehnik dan strategi secara baik, NTT akan menjadi provinsi yang sangat kuat di cabang beladiri, khususnya di cabang shorinji Kempoi saat ini.
“Untuk mentap tidak perlu, karena secara alami anak-anak NTT telah memiliki mental petarung, sehingga fisik, tehnik dan strategi yang perlu di benahi,” urainya.

“Dan ini catatan teknis yang dilihat oleh Pengprov Perkemi NTT,” tutupnya.

Cabang Olahraga Kempo sendiri, merupakan cabang olahraga yang paling banyak pesertanya, yang jumlahnya mencapai 300 orang atlet lebih.
Para atlet tersebut berasal dari 15 Kabupaten/Kota antara lain, Manggarai, Sabu Raijua, Kota Kupang, Sumba Barat, Manggarai Barat, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sikka, TTS, TTU, Sumba Timur, Ende, Belu, Alor dan Ngada.

Sedangkan 7 Kabupaten lainnya tidak ikut berpartisipasi yakni Lembata, Flotim, Manggarai Timur Sumba Barat, Sumba Tengah, Malaka.(rum)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!