Jadi ‘Kuda Hitam’, Thomas Daftar ke PKPI – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

RAKYAT TIMOR

Jadi ‘Kuda Hitam’, Thomas Daftar ke PKPI

POSE BERSAMA. Ketua desk pilkada DPK PKPI Kabupaten Kupang, Dominggus Bolla dan pengurus DPK PKPI Kabupaten Kupang pose bersama balon wakil bupati, Thomas Malafu beserta tim usai mendaftar ke PKPI, Kamis (18/5).

ORANIS HERMAN/TIMEX

OELAMASI, TIMEX – Bakal calon (balon) wakil bupati yang akan bertarung dalam pilkada Kabupaten Kupang tahun 2018 mendatang, yang disebut-sebut sebagai ‘kuda hitam’, Thomas Malafu mendaftar ke PKPI Kabupaten Kupang. Kedatangan Thomas Malafu bersama beberapa orang tim kerjanya, Kamis (18/5) diterima ketua desk pilkada PKPI Kabupaten Kupang, Dominggus Bolla dan sekretaris Alberth Lololau beserta pengurus PKPI Kabupaten Kupang dan anggota DPRD Kabupaten Kupang dari PKPI, Semuel Koroh dan Daud Ullu.

Thomas Malafu disebut ‘kuda hitam’ karena merupakan salah satu tokoh asal Fatuleu-Amfoang yang ikut bertarung dalam pilkada Kabupaten Kupang, selain dua tokoh Amfoang yang telah mendaftar.

Saat mendaftar, ketua desk pilkada, Dominggu Bolla mengatakan, PKPI merasa bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada PKPI untuk menerima pendaftaran guna berkompetisi pada pilkada Kabupaten Kupang tahun 2018 mendatang.

“Pimpinan yang baik sesuai harapan masyarakat akan terwujud,” kata Dominggus sembari mengingatkan agar setelah mendaftar Thomas Malafu dan timnya lebih giat untuk bersosialisasi dan melakukan pendekatan dengan partai lain. Sebab, semua partai yang akan mengusung calon harus berkoalisi.
“Kami pun dari partai cari teman-teman lain untuk koalisi,” tambahnya.

Sementara, sekretaris desk pilkada, Alberth Lololau mengatakan, visi misi dari bakal calon sangat penting, karena panitia akan menilai visi misi serta strategi pemenang dari masing-masing bakal calon. “Ini sangat penting sekali karena bagaimana tim mengambil hati masyarakat. Kami dari partai juga akan berusaha mencari partai untuk berkoalisi. Bakal calon yang terpilih dari PKPI otomatis akan menjadi pembina PKPI, sehingga wajib besarkan PKPI,” kata Alberth.

Sementara, Thomas Malafu menyatakan kesiapannya untuk maju menjadi bakal calon wakil bupati. Ia mengaku telah diincar oleh salah seorang balon bupati. Namun, ia enggan menyebutkan siapa balon bupati itu. “Saya siap maju. Kalau ini suara Tuhan harus diyakini,” kata Thomas.

Usai menerima pendaftaran Thomas Malafu, kepada wartawan ketua desk pilkada, Dominggu Bolla menjelaskan, hingga kemarin telah ada tiga orang balon bupati yang mendaftar ke PKPI yakni Hendrik Paut, Oni Benyamin dan Boby Pakh, sementara yang mendaftar sebagai balon wakil bupati adalah Aljeri Monas dan Thomas Malafu.
“Yang mendaftar paket adalah Hendrik Paut dan Aljeri Monas. Yang lainnya daftar perorangan,” terang Dominggus sambil menjelaskan, besarnya mahar bagi balon yang mendaftar, untuk paket sebesar Rp 15 juta, balon bupati Rp 12,5 juta dan balon wakil bupati Rp 10 juta.

Dominggus menjelaskan, sesuai rencana, pada 29 Mei mendatang, semua balon yang telah mendaftar akan mengikuti penajaman visi misi dengan melakukan dialog publik di RRI Kupang. Dalam dialog tersebut rencananya akan menghadirkan beberapa pakar antaranya pakar ekonomi yakni Frits Fanggidae, pakar Tata Negara, Jhoni Kiuk dan pemerhati masalah trafficking Libby Sinlaeloe.
“Nanti kita nilai mana yang layak untuk diajukan ke KPU. Tujuannya mencari pemimpin yang berbobot,” tegasnya. (ays)

Click to comment

Most Popular

To Top