Perokris Sumbang Rp 57,9 Juta untuk Gereja Tuadale – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

EKONOMI BISNIS

Perokris Sumbang Rp 57,9 Juta untuk Gereja Tuadale

BANTUAN.GM PLN Wilayah NTT, RIchard Safkaur menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pendeta jemaat GMIT Sebiji Sesawi Tuadale, Wempi Meliaki Rini di gereja tersebut, Rabu (17/5).

PLN NTT FOR TIMEX

KUPANG, TIMEX–Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) PLN Wilayah NTT menyumbang sedikitnya Rp 57.900.000 untuk jemaat GMIT Sebiji Sesawi Tuadale, Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Perokris yang dipimpin langsung General Manager (GM) PT.PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur itu menyerahkan sumbangan tersebut dalam acara syukuran Paskah yang berlangsung, Rabu (17/5) lalu di halaman gedung gereja yang sedang dalam masa pembangunan tersebut.

Dalam acara tersebut, Pendeta jemaat, Wempi Meliaki Rini, Manejer UPK Timor bersama keluarga besar PLN NTT. Dalam sambutannya, Pdt.Wempi menyampaikan syukur atas bantuan yang diberikan kepada jemaat setempat yang sedang bergumul dengan pembangunan gedung gereja yang baru.
Dalam suasana Paskah, lanjut Wempi, keluarga besar PLN NTT menunjukkan bakti dan karyanya kepada umat dan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTU di Panaf yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari gereja tersebut.

Gedung gereja yang sudah dibangun beberapa tahun lalu itu sudah memasuki tahap pemasangan rangka atap. Namun karena kekurangan dana, belum bisa dilanjutkan. Apalagi, kebutuhan total untuk membangun rumah tersebut mencapai lebih dari setengah miliar rupiah lebih.

Gedung kebaktian tersebut berukuran luas sekira 338 meter persegi atau 13 meter kali 26 meter. Jumlah jemaat, yakni 351 jiwa adri 91 kepala keluarga. Hampir seluruh anggota jemaat adalah petani dan nelayan, sehingga kemampuan mereka terbatas untuk menyelesaikan gedung tersebut.
GM PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur pada kesempatan itu mengakui, pertemuan tersebut tidak sekadar untuk bersyukur atas Paskah, namun juga untuk membangun tali persaudaraan dengan warga sekitar. Pasalnya, hukungan warga sekitar dengan lokasi pembangunan PLTU cukup dekat dan dia berharap bisa menjadi pertimbangan pembebasan lahan di sekitar PLTU.

“Perayaan Paskah tahun ini mengajak kita bersekutu merayakan Paskah untuk kita dapat berkarya, bersaksi dan melayani melalu pekerjaan. Tentu nantinya di sekitar sini, yaitu Panaf, tidak lepas dengan dukungan masyarakat, seperti pembebasan lahan dalam rangka mendukung pembangunan pembangkit listrik di sini. Dan, listrik bisa berguna bagi banyak orang,” papar Richard.

Di penghujung acara, jemaat mendapat bantuan dana pembangunan gedung gereja sebesar Rp 25 juta, selanjutnya Rp 10 juta untuk taman bacaan anak-anak. Bantuan tersbut juga dalam bentuk tas sekolah dan buku.

Menariknya, acara diisi dengan lelang hasil kerajinan jemaat dan komoditi atau hasil hulu jemaat berupa sapu lidi dan nyiru, peternakan berupa kambing dan ayam dan perkebunan, pertanian, serta kelautan seperti kelapa, kacang hijau, jeruk nipis, sayuran, ubi, ikan nila, ikan bandeng dan gula air. Hasilnya, dana lelang terkumpul sebesar Rp 22.900.000.

“Semoga dengan perayaan Paskah hari ini menjadikan kita semua untuk mempunyai hati yang melayani melalui kegiatan kita sehari-hari dan makin terjalin silaturahim antara warga dan keluarga PLN,” pesanRichard.(*/cel)

Click to comment

Most Popular

To Top