Rekreasi, Murid PAUD Tewas Tenggelam – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

RAGAM

Rekreasi, Murid PAUD Tewas Tenggelam

Di Kolam Batu Nona, Oesapa

KUPANG, TIMEX-Rekreasi bersama di Kolam Batu Nona yang dilakukan manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Diaspora berujung maut. Seorang anak PAUD Diaspora berinisial ET, 6, justru tewas tenggelam di kolam Batu Nona, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, pada Jumat (19/5) sekira pukul 11.00.
Jumlah murid PAUD Diaspora yang ikut dalam rekreasi itu sebanyak 20 orang. Sementara bocah ET yang tewas tinggal di Jalan Jati Rosa, wilayah RT 15/RW 06, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima.

Ia diduga tewas tenggelam karena tak ada yang mendampingi saat berenang di kolam tersebut.
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Christanto Nugroho yang dikonfirmasi Timor Express malam tadi melalui Kapolsek Kelapa Lima, AKP Abdul Basith Algadri membenarkan peristiwa maut tersebut. Berdasarkan keterangan saksi Marthen Ano, 37, kata Abdul Basith Algadri, korban ET pergi rekreasi bersama seluruh temannya didampingi para pendidik PAUD Diaspora Jumat (19/5) di kolam Batu Nona.

“Korban ET bersama saksi Marthen Ano yang juga pamannya pergi mengikuti kegiatan piknik yang diselenggarakan oleh pihak PAUD Diaspora di pantai Batu Nona. Kegiatan rekreasi itu diikuti oleh seluruh murid PAUD Diaspora didampingi para pendidiknya,” kata mantan Kasat Intel Polres TTU ini.

Sebelum berangkat ke pantai Batu Nona, ungkap Kapolsek Kelapa Lima, seluruh murid PAUD dan para pendidik berkumpul di PAUD Diaspora pukul 08.00 Wita. Selanjutnya, mereka berangkat ramai-ramai ke Pantai Batu Nona pukul 09.00 Wita. “Mereka tiba di Pantai Batu Nona pukul 09.20 Wita. Tiba di Pantai Batu Nona, korban dan teman-temannya langsung menuju ke kolam Batu Nona untuk mandi. Saksi Marthen Ano juga menemani korban saat mandi,” jelas Abdul Basith.

Tapi, kata Abdul Basith lagi, setelah mandi di kolam, korban ET sempat mengaku ke saksi bahwa dirinya kedinginan. Saat itu saksi yang juga paman korban meminta korban untuk keluar dari dalam kolam. Akan tetapi, saksi justru sibuk memberikan ban sebagai pelampung ke teman-teman korban yang sementara berenang. “Karena sibuk memperhatikan anaknya Aira dan Grifin, maka saksi Marthen Ano tidak lagi memperhatikan korban. Tiba-tiba saja, seorang ibu berteriak ada orang tenggelam. Saat itu juga saksi Marthen Ano lalu mencari korban dan ternyata korban sudah tenggelam di dasar kolam. “Ini saya punya cucu”. Itulah kata-kata saksi Marthen Ano ketika mengangkat tubuh korban ET dari dasar kolam.

Kapolsek Kelapa Lima menuturkan, korban langsung dilarikan ke RSUD SK Lerik Kota Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, korban sudah meninggal.
Saat rekreasi kemarin, selain ada orang tua para murid PAUD, ada juga tiga orang guru PAUD. “Saat ini, pihak keluarga masih merundingkan terkait tewasnya korban ET apakah mau ditempuh proses hukum ataukah tidak. Para pendidik jelas harus bertanggungjawab atas kejadian tewasnya ET. Kita masih tunggu laporan dari pihak keluarga korban karena kasus tewasnya korban ini sama sekali belum dilaporkan ke Polsek Kelapa Lima hingga petang tadi (kemarin red),” Abdul Basith. (gat/ito)

Kronologis Kejadian
1. Jumat (19/5) Pukul 08.00 Wita, Korban ET bersama teman dan guru PAUD Diaspora berkumpul di sekolah.
2. Pukul 09.20 Wita tiba di Kolam Batu Nona dan langsung mandi.
3. Pukul 11.00 Wita korban ET ditemukan tewas tenggelam.

Click to comment

Most Popular

To Top