Seleksi Sekda Jangan Terburu-buru – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

RAGAM

Seleksi Sekda Jangan Terburu-buru

 Sekda: Sejak Dibuka Minim Peminat

KUPANG, TIMEX-Seleksi Calon Sekretaris Daerah (Sekda) NTT yang sedang berjalan mendapat perhatian dari Fraksi Hanura DPRD NTT. Ketua Fraksi Hanura, Jimmy Sianto mengharapkan proses seleksi calon Sekda pengganti Sekda Frans Salem tidak dilakukan secara terburu-buru.

Pasalnya, ia khawatir jika proses seleksi terburu-buru, maka hasilnya tak sesuai yang diharapkan. Sebab tidak semua kepala dinas dan badan mengerti sepenuhnya soal birokrasi, penyusunan anggaran dan lainnya. “Jika salah tetapkan, pastinya akan mengganggu semua. Sebab Sekda merupakan pusat sistem pemerintahan di Pemprov NTT,” ujar Jimmy kepada media, Jumat (19/5) di Kantor Gubernur NTT.

Dia mengusulkan agar ditetapkan saja dulu Plt. Sekda. Apalagi proses Pilgub sudah begitu dekat. Setelah gubernur baru terpilih, baru dilakukan seleksi sekda yang defenitif.
Karena proses sudah berjalan, kata Jimmy, bisa dilanjutkan sesuai dengan tahapan yang ada. Namun, dirinya berharap proses seleksi berjalan profesional dan transparan agar menghasilkan Sekda yang memiliki kualitas minimal sama dengan Sekda Frans Salem saat ini. “Bila perlu lebih bagus dari Frans Salem. Karena Sekda Frans Salem selama menjabat mendapat pengakuan dari banyak kalangan,” ujar Jimmy.

Sementara itu, Sekda Frans Salem kepada koran ini di ruang kerjanya, Rabu (19/5) menyebutkan, sejak pembukaan pendaftaran calon Sekda NTT pengganti dirinya, masih sepi peminat. Belum ada satupun pejabat eselon II lingkup Pemprov NTT, pejabat dari kabupaten/kota di NTT maupun luar NTT mendaftarkan diri.

“Walau belum ada pelamar yang mendaftar hingga hari ke-11 sejak pembukaan, saya berkeyakinan akan ada pelamar. Kondisi ini bukan karena tidak berminat, tetapi karena masih mempersiapkan dokumen yang harus dipenuhi saat pendaftaran. Sejumlah persyaratan harus dilampirkan persetujuan dari pimpinan. Saya baru tanda tangan satu surat permohonan izin dari salah satu kepala badan,” kata Salem.

Sesuai jadwal, penutupan pendaftaran pada 30 Mei nanti. Selanjutnya akan dilakukan seleksi adminiatrasi. Selanjutnya 2 Juni, Pansel langsung rapat untuk penetapan dan mengumumkan peserta yang lolos seleksi administrasi. Kemudian dilakukan uji kompetensi manajerial yang melibatkan assesor dari BKN. Hasilnya baru diterima 13 Juni.
Pada 16 Juni, Pansel sudah dapat melaporkan hasil seleksi kepada gubernur. Kemudian ditetapkan tiga nama untuk dikirim ke Presiden melalui Mendagri. Diharapkan pada awal Juli, sudah ditetapkan Sekda defenitif oleh Presiden. Karena Sekda Frans Salem akan pensiun pada Juli. (lok/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top