Sepakati Regulasi Liga 3 dan Soeratin Cup – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Sepakati Regulasi Liga 3 dan Soeratin Cup

FOTO BERSAMA. Peserta Workshop Asprov PSSI NTT pose bersama Sekum Asprov PSSI Lambert Tukan, Exco Dr. Johni Lumba dan pengurus lainnya usai acara pembukaan, sabtu (27/5) malam di Hotel Pelangi.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Dalam Workshop Asprov PSSI NTT
20 Tim Daftar Liga 3, Soeratin Cup Baru 6 Tim

KUPANG,TIMEX – Dalam rangka menyamakan persepsi terkait dengan regulasi PSSI, terutama menyangkut Liga 3 Turnamen ETMC 2017 di Ende dan Liga U-17 Soeratin Cup di Sumba Barat, serta Kongres Asprov PSSI NTT Desember 2017 nanti, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT menggelar Workhsop yang diikuti perwakilan 20 Askab/Askot PSSI se-NTT di Hotel Pelangi, sabtu (27/5) lalu.

Workshop ini dibuka langsung oleh Sekum Asprov PSSI NTT, Lambertus Ara Tukan yang dihadiri Exco PSSI NTT, Dr. Johni Lumba dan sejumlah pengurus lainnya seperti Elias Ola Wurin, Stevanus Baria dan Zulkifli Umar.

Lambert Tukan dalam sambutannya mengungkapkan workshop ini pada intinya bertujuan untuk menyamakan persepsi berkaitan sejumlah regulasi PSSI, karena masih banyak pengurus yang sudah memahami, tapi ada sebagian yang belum.

“Kegiatan workshop ini sendiri merupakan yang pertama kalinya di gelar Asprov PSSI NTT, dan ini merupakan tindak lanjut dari workshop yang digelar PSSI pusat beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Dikatakannya, juga dalam Workshop ini terbuka ruang untuk berdiskusi guna membahas beberapa regulasi yakni Liga 3/ETMC di Ende yang akan dibuka Gubernur NTT dan rencananya dihadiri Ketum PSSI Pusat, Letjen TNI Edy Rahmayadi, dan juga regulasi Soeratin Cup yang akan digelar di Sumba Barat.

“Regulasi Liga 3 dan Soeratin Cup kita bicarakan sekaligus saat ini, sehingga dalam Technical Meeting nanti, tidak lagi membicarakan regulasi secara panjang lebar,” terangnya.

Terkait hasil Workshop tersebut, kepada koran ini Lambert menjelaskan ada beberapa poin penting yang dihasilkan dan disepakati bersama dalam Workhsop tersebut.

Yang pertama jelasnya, seluruh peserta menerima regulasi Liga 3 dan U-17 dengan perubahan pada beberapa pasal seperti pergantian Pemain dari 3 orang menjadi 5 orang, sementara denda kartu kuning dari Rp 500 ribu menjadi Rp 100 ribu. Kartu merah tidak langsung Rp 1 juta menjadi 150 ribu dan kartu merah langsung dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 200 ribu. Sedangkan Kartu kuning dan langsung kartu merah dari Rp 2 juta menjadi Rp 250 ribu

“Batas akhir pendaftaran Pendaftaran pemain Liga 3 ditetapkan tanggal 22 Juni 2017,” ungkapnya.

Kesepakatan berikutnya adalah soal mutasi pemain, disepakati untuk disesuaikan dengan regulasi Liga 3 dan Soeratin.

Soal peserta Liga 3/ETMC juga dibahas dalam workshop ini, dimana peserta yang dipastikan telah mendaftar sebanyak 20 tim. Sedangkan Soeratin Cup yang mendaftar hanya 6 tim dari Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Malaka da Flotim.
“Yang tidak mendaftar untuk liga 3 hanya 2 Kabupaten yakni TTU dan Sabu Raijua. Sedangkan untuk Soeratin, yang belum mendaftar di berikan kesempatan selama 7 hari hingga tanggal 2 Juni.” bebernya.

Berkaitan dengan pelaksanaan Kongres Asprov PSSI Desember nanti, dalam workshop tersebut kata Lambert juga disepakati beberapa hal diantaranya; peserta mengusulkan anggota Komite Pemilihan Kongres yang terdiri dari Jitno Wada (Flotim), Lukman Hakim (Kota Kupang), Epy Nahak (Belu), Arif Rahman Hakim (Ende), Oskar Lape (Kab. Kupang), Bonaventura Djenadut (Manggarai) serta Nales Bisinglasi (TTS)

“Sedangkan untuk Komite Banding Pemilihan nama-nama yang diusulkan antara lain Bernadinus Mere (Kota Kupang), Onisimus Selan (Kota Kupang) dan Hilarius Laran (Kab. Kupang),” pungkasnya. (rum)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!