Dua Hari Buron, Spesialis Bobol Rumah Ditangkap – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Dua Hari Buron, Spesialis Bobol Rumah Ditangkap

Satroni Rumah Selvesina Samadara

KUPANG, TIMEX– Pelarian residivis pencurian, Ledrik Agustinus Sidon Suni, 20, warga Jalam Murbei, RT 02/RW 03, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama akhirnya terhenti. Pasalnya, pelaku pencurian di rumah Selvesina Samadara, 46, warga Jalan Murbai, RT 03/RW 01, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama pada Kamis malam (25/5) itu berhasil dibekuk tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kelapa Lima di Jalan Timor Raya atau persisinya di gerai ATM depan Hotel Swiss Belin, Pasir Panjang. Dari tangan sopir rental ini, aparat Polsek kelapa Lima berhasil mengamankan satu buah laptop warna hitam merk Toshiba yang sudah digadaikan ke Yustina Manea, 32, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Cabang Tilong, wilayah RT 45/RW 16, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Akibat perbuatannya membobol rumah maka Ledrik Agustinus Sidon Suni sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Christanto Nugroho yang diwawancarai Timor Express melalui Kapolsek Kelapa Lima AKP Abdul Basith Aldagri, Minggu (28/5) katakan tersangka Agustinus Sidon Suni nekad masuk ke rumah tetangganya, Selvesina Samadara pada Kamis (25/5) dan menggasak satu unit leptop warna hitam merk Toshiba. Atas kehilangan barang elektronik tersebut, maka korban pun mengecek seluruh barang miliknya. Dan korban tak menemukan sejumlah barang miliknya seperti emas, uang tunai serta barang elektronik. Selanjutnya, korban langsung melapor ke Polsek Kelapa Lima pada Sabtu (27/5) sekira pukul 13.00 dengan Nomor laporan LP/B/149/V/2017/Sektor Kelapa Lima.

“Saksi dalam kasus pencurian ini adalah seorang pembantu rumah tangga Ani Taneo, 16. Berdasarkan keterangan korban, Selvesina Samadara pada Kamis sekira pukul 19.00 ia masih mengecek kondisi rumahnya dan melihat laptop tersimpan di atas meja. Selanjutnya, rumah dikunci dan korban memilih tidur di rumah orang tuanya. Dan pada Jumat (26/5) sekira pukul 10.00, korban kembali ke rumahnya dan mengecek kondisi rumahnya dan ditemukan laptop sudah raib termasuk beberapa barang di dalamnya,” tegas Abdul Basith.

Beberapa barang milik korban yang raib digasak pelaku seperti satu unit laptop merk Toshiba satu unit telepon genggam merk Samsung tipe Galaxy Tab warna putih, satu unit telepon genggam merk Nokia, uang tunai senilai Rp Rp 3 juta, empat kalung emas, empat buah liontin emas, satu gelang emas, empat set anting emas, satu pasang cincin nikah bertuliskan Egi Didoek dan Selvi Samadara. Total kehilangan barang milik korban senilai Rp 45 juta.

Setelah dilakukan pelacakkan, maka pada Sabtu (27/5) sekira pukul 22.30 anggota Polsek Kelapa Lima mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sementara berada di gerai ATM depan Hotel Swiss Belin. “Setelah dapat informasi tersebut, anggota langsung bergerak ke TKP dan mengamankan pelaku. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku sudah menggadaikan satu unit laptop milik korban ke seorang warga di cabang Tilong. Sekira pukul 22.42, anggota Polsek Kelapa Lima bersama pelaku lalu mengambil laptop tersebut di rumah Yustina Manea. “Yustina Manea mengaku bahwa pelaku bersama teman-temannya menggadaikan laptop tersebut sekira pukul 16.00 dengan harga gadai Rp 1 juta. Alasan pelaku dan teman-temannya saat itu bahwa laptop tersebut akan diambil kembali dalam beberapa hari ke depan. “Pelaku kita amankan bersama satu unit mobil merk Toyota Innova warna hitam dengan nomor polisi DH 1305 NN yang dikemudikan pelaku. Kita juga sudah lakukan pengecekan di rumah korban bersama pelaku dan saat ini kita sementara melacak beredaan sejumlah barang milik korban yang diduga sudah digadaikan,” terang mantan Kasat Intel Polres TTU ini.

Sejumlah warga kepada Timor Express di TKP saat dilakukan pengecekan rumah korban bersama tersangka tegaskan bahwa pelaku masuk ke rumah pelaku setelah memanjat pohon mangga yang ada di samping tembok rumah korban. Setelah masuk ke dalam rumah korban, lanjut warga, pelaku lalu menggasak sejumlah barang. “Dia masuk ke rumah ibu Selvesina Samadara tiga kali yakni tanggal 17,18 dan 25 Mei. Dia ambil berang yang hilang satu per satu dan baru ketahuan ibu Selvesina Samadara pada hari Jumat lalu. Dia itu sudah keluar masuk penjara karena kasus curi,” terang beberapa warga dengan nada geram sambil mengancam hendak memukul pelaku yang juga tetangga mereka itu.(gat)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!