Jambret, Anggota Pol PP NTT Diciduk – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

KRIMINAL

Jambret, Anggota Pol PP NTT Diciduk

RUMAH PELAKU. Anggota Polsek Kelapa Lima sementara mengejar pelaku Yoram Nenomat oknum anggota Satpol PP Provinsi NTT yang nekad menjabret di jalan SK Lerik, Kota Baru, Sabtu (10/6)

IST

Larikan Diri, Teleon Genggam Jatuh

KUPANG, TIMEX– Apes benar nasib Yoram Nenomat. Betapa tidak, hanya karena nekad menjambret seorang ibu rumah tangga, Maria Benidikta Sarina, 43, di jalan SK Lerik pada Sabtu (10/6) sekira pukul 05.00, pelaku yang juga warga Jalan Jalur 40 itu harus berurusan dengan aparat Polsek Kelapa Lima. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Timor Express dari sejumlah sumber terpercaya menyebutkan, Yoram Nenomat ketika melakukan aksinya hanya mengenakan baju yuken warna kuning sambil mengendarai sepeda motor merk Honda Revo. Pelaku juga diketahui sudah sering kali melakoni provesi jambert itu sejak lama namun baru berhasil diciduk aparat Polsek Kelapa Lima Sabtu lalu. Pelaku diciduk karena usai menjambert korban justru tak sengaja telepon genggamnya ketinggalan di TKP karena jatuh saat tarik kemarin dengan korban.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho kepada Timor Express melalui Kapolsek Kelapa Lima AKP Abdul Basith Algardi mengaku pihaknya mendapat laporan dari Maria Benidikta Sarina, warga Jalan SK Lerik persisnya di kompleks perumahan P2AT NTT pada Sabtu sekira pukul 08.30. Setelah dapat laporan dari korban, aparat Polsek Kelapa Lima langsung bergerak ke TKP dan melakukan penyelidikan. “Ada dua saksi mata untuk kejadian penjambretan ini yakni Yuder Hernefer Haki dan Vinsent Kono,” jelas Abdul Bastih.

Dan berdasarkan keterangan korban, kata Kapolsek Kelapa Lima, korban mengalami apes tersebut saat korban sementara jalan kaki menuju ke Gereja Sta. Maria Assumpta Kota Baru untuk misa pagi. Tiba di TKP, tiba-tiba pelaku membuntuti korban dari arah belakang sambil mengendarai sepeda motor. “Jadi, pelaku sempat menawarkan jasa ojek ke korban. Namun tawaran pelaku tak dihiraukan korban. Merasa tak digubris, pelaku lalu memutar kembali sepeda motornya dan menuju ke arah korban yang sementara jalan kaki. Pelaku kemudian merampas tas yang dipegang korban. Saat akan merampas tas korban, ternyata korban memberikan perlawanan sehingga pelaku sempat membanting korban ke badan jalan. Saat itu, korban juga berteriak minta tolong,” kata mantan Kasat Intel Polres TTU ini.

Ketika pelaku akan menuju sepeda motornya, korban dengan sigap merampas kunci sepeda motor pelaku. Saat itu pelaku lalu membuang tas korban yang terdapat telepon genggamnya dan sejumlah barang berharga lainnya. “Saksi Yuder Hernefer Haki dan Vinsent Kono juga mengaku saat mendengar terikan korban keduanya langsung keluar dari dalam kos. Di luar kos, kedua saksi mendapati korban dan pelaku sementara berebut tas dan kunci sepeda motor. Saat itu kedua saksi mengira kalau pelaku dan korban adalah suami istri sehingga kedua saksi tidak mendekat. Namun setelah pelaku meninggalkan TKP kedua saksi lalu pergi ke korban dan menanyakan tentang kejadian yang dialami. Saat itu korban mengaku kalau dirinya baru saja dijambret,” kata Abdul Basith.

Apesnya lagi, ternyata telepon genggam pelaku juga terjatuh di TKP. Selang beberapa menit kemudian, ada panggilan masuk ke telepon genggam pelaku dan dijawab oleh korban. Saat itu, penelepon tersebut mengaku bahwa pemilik telepon genggam itu adalah Yoram Nenomat. Anggota Polsek Kelapa Lima lalu melakukan penyelidikan dan diketahui kalau pelaku tinggal di Jalan Jalur 40. Saat itu anggota Polsek Kelapa Lima langsung bergerak ke rumah pelaku dan didapati istri dan seorang saudaranya ada di rumah. Saat itu pelaku tak ada di rumah. “Akibat kejadian penjambretan itu, korban hanya mengalami memar pada bagian kaki karena dibanting pelaku. Sementara barang-barang korban yang sempat dirampas ditinggalkan pelaku di TKP,” ujar Abdul Basith.

Setelah dapat informasi dari istri pelaku dan seorang saudara pelaku di rumah pelaku, anggota Polsek Kelapa Lima lalu berpencar dan mencari pelaku. Sekira pukul 10.30 anggota Polsek Kelapa Lima kembali ke rumah pelaku dan mendapati pelaku sudah ada di rumah. “Pelaku langsung kita ciduk dan kita bawa ke Mapolsek Kelapa Lima untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku juga sudah kita tahan di sel tahanan Mapolsek Kelapa Lima. Kita akan proses hukum dia sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Kapolsek Kelapa Lima.(gat)

Click to comment

Most Popular

To Top