Tibo Mona Besa Pulang Kampung – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

SPORTIVO

Tibo Mona Besa Pulang Kampung

PULANG KAMPUNG. Pemegang sabuk juara WBC Internasional Silver, Tibo Mona Besa saat ditemui di Kanto BupatiTTU. Inset. Bupati TTU Raymundus Fernandes saat menerima Tibo Mona Besa bersama manajernya Armin Tan di di Kantor Bupati, Jumat (9/6) lalu.

YOHANES SIKI/TIMEX

September, Pemkab TTU Gelar Pertandingan Tinju

KEFAMENANU, TIMEX – Pemegang sabuk juara WBC Internasional Silver Tibo Mona Besa (27), memanfaatkan waktu liburannya untuk kembali kekampung halamannya di Oe’Olo, Desa Batnes Kecamatan Musi-TTU. Kehadiran Tibo ditemani rekannya Defri Palulu, juara WBC Asia Pasifik asal Sumba Timur serta sang manager Armin Tan
Pantauan Timor Express rombongan Tibo Cs, tiba di Kefamenanu, Jumat (9/6) sekira pukul 15.00 wita dan di sambut warga TTU yang dikoordinir anggota member Facebook Biinmaffonews di KM 09. Selanjutnya Tibo diarak menuju kantor Bupati TTU, bertemu dan dialog terbatas dengan Bupati TTU Raymundus Fernandes dan pimpinan DPRD TTU dan dihadiri pula anggota DPRD NTT Dolvianus Kolo.

Dihadapan Bupati dan pimpinan DPRD TTu, Tibo mengaku sangat bangga karena kehadirannya disambut meriah pemerintah dan warga TTU.
Tibo yang memiliki nama lengkap Tibertius Mona Besa kelahiran Oe’olo 10 Juni 1990, kepulangannya ke kampung halamannya untuk membesuk sanak keluarganya lantaran sejak menekuni olahraga tinju, dirinya belum bertemu sang ibunda, Sisilia Opat, sekaligus ingin berziarah ke makam ayahnya Raymundus Besa.

Alumnus SMAN 2 Kefamenanu tahun 2010, mengaku memiliki bakat bertinju sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Setelah tamat dirinya tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi lantaran kesulitan biaya sehingga memilih kerja sebagai buruh bangunan. Setahun kemudian tepatnya Pebruari 2011, Tibo akhirnya memilih merantau ke Kota Tangerang bersama bapak kecilnya yang saat itu berlibur di kampung Oe’olo.

Saat dirantauan Tibo sempat belajar mengemudi dan akhirnya menjadi driver angkot. Namun untuk mewujudkan impian dan bakat bertinju setahun kemudian Tibo memilih bergabung di Pertina Tangerang sebagai petinju amatir. Disitulah Tibo berjumpa sosok Armin Tan sang manager sehingga mengajaknya keluar dan bergabung di sasana Armin Tan Boxing Camp, hingga akhirnya menghantarnya menjadi sang juara dunia WBC internasional silver saat ini. “Di Tangerang saya belajar nyetir dan akhirnya jadi driver. Tapi karena mau kejar impian dan bakat sebagai petinju, saya berhenti jadi sopir dan bergabung di Pertina Tangerang dan bertemu manager Pak Armin Tan,” kisahnya

Atas prestasi yang sudah diraihnya, dia mengajak putera puteri TTU dan NTT yang memiliki bakat di bidang olahraga untuk kembangkan potensi di kancah nasional bahkan internasional. Sebab prestasi yang dimiliki mestinya dikembangkan untuk keharuman nama besar daerah dan bangsa.

“Saya ajak semua kita jangan hanya berprestasi di daerah tapi kita juga harus bertarung di level nasional bahkan dunia. Saya sudah buktikan itu walaupun belum seberapa tapi saya sudah coba dan berhasil. Saya mohon dukungan dari pemerintah disini dan semua masyarakat,” katanya

Sementara itu sang manager Armin Tan, mengaku bangga atas prestasi yang diraih Tibo karena saat ini menjadi petinju nomor satu di Indonesi yang telah terbukti dengan keberhasilannya mempertahankan gelar sabuk juara WBC internasional silver, saat melawan petinju Filipina Arnold Garde pada 21 Mei lalu.
“Rencananya tahun ini Tibo akan bertarung di Thailand melawan petinju Filipina,” jelasnya

Armin Tan juga bertekad membawa Tibo ke jenjang yang lebih tinggi dalam kejuaraan dunia. Sebab prestasi Tibo sudah terbukti dengan rekord 17 bertanding,7 kali menang KO, 8 kali menang angka dan 2 kali drow.
“Saya bangga dan senang punya Tibo. Saya sudah habis anggaran banyak untuk orbitkan Tibo, tapi saya tidak menyesal. Tibo petinju yang hebat, petinju yang luar biasa, kedepan kita pasti melangkah ke kejuaraan dunia,” katanya

Dengan prestasinya sebagai juara WBC Internasional Silver kata Armin, Tibo berada di peringkat 6 WBA dan peringkat 11 WBC.

Dia optimis sosok Tibo yang disiplin tinggi, santun, tidak mengenal alkohol dan rokok prestasinya bakal menanjak drastis. Terbukti sudah habisi tiga orang petinju terbaik Filipina.

“Saat ini Tibo posisi nomor satu Indonesia.Tibo pemegang sabuk juara WBC internasional silver. Petinju NTT sebelumnya hanya sebatas tingkat Asia Pasifik tapi Tibo sudah melebihi tingkatan itu bahkan lebih tinggi jauh,”katanya.

Sementara Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes mengaku bangga atas prestasi yang sudah diraih putera asal TTU. Sebab kehadirannya mengharumkan nama NTT dan khususnya TTU.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam olahraga tinju dipastikan bulan September nan6ti akan digelar kejuaraan tinju di TTU, bertepatan dengan Ulang Tahun Kota Kefamenanu.

Mantan ketua KONI TTU ini berharap Tibo bisa menyiapkan diri dengan baik, sehingga saat bertarung di TTU, menunjukan yang terbaik saat berhadapan dengan lawan sehingga tidak mengecewakan masyarakat.

Selain itu Raymundus yang memiliki hobi olahraga juga mengaku akan membenahi dan menata kembali organisasi KONI TTU, sehingga bisa mengorbitkan putera puetri terbaik dalam berbagai bidang olahraga, sehingga bisa berkompetisi di kancah daerah, nasional bahkan internasional.

“Kita akan benahi KONI TTU kedepan. Sebelumnya saya pimpin selama 15 tahun itu tidak vakum seperti sekarang. Tapi kita akan tata kembali biar bisa orbitkan putra putri TTU kedepan yang lebih gemilang prestasinya,” katanya (mg24/rum)

Click to comment

Most Popular

To Top