Pelajar SMP Nyaris Ditikam – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

KRIMINAL

Pelajar SMP Nyaris Ditikam

DIAMANKAN. Dua pelaku AAN dan SAM (kiri) dan korban YB (kanan) sementara diamankan anggota Polsek Oebobo, Bripka Endy Boko di dalam warung makan untuk menghidari amukan massa pada Rabu pagi (14/6)

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Dua Pelaku Diamankan Bersama Satu Unit Sepeda Motor

KUPANG, TIMEX– Rabu (14/6) sekira pukul 09.30, ruas Jalan Taebenu, persisnya di salah satu warung makan tak jauh dari Kantor Lurah Liliba, masyarakat dibuat heboh. Penyebabnya karena salah satu oknum pelajar SMP di wilayah Kelurahan Liliba nyaris ditikam pakai pisau oleh dua oknum pelajar SMP. Oknum pelajar yang nyaris dipisau itu berinisial YB, 16, pelajar kelas 2 di salah satu SMP di wilayah kelurahan Naimata. Sementara dua pelaku masing-masing berinisial AAN, 17 dan SAM, 16, oknum pelajar kelas 2 di salah satu SMP di wilayah Bikomu, Kelurahan Lasiana.

Dari tangan kedua pelaku, anggota Polsek Oebobo, Bripka Endy Boko berhasil mengamankan sebilah pisau serta satu unit sepeda motor merk Honda Supra Fit warna hitam nomor polisi (nopol) DH
4463 HR. Oleh aparat Polsek Oebobo, kedua pelaku langsung digelandang ke Polsek Oebobo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Berdasarkan informasi yang diperoleh Timor Express dari sejumlah sumber di TKP menyebutkan peristiwa itu bermula dari saling senggol antara sepeda motor korban dengan sepeda motor kedua pelaku di Jalan Taebenu persisnya di depan SDI Liliba pada selasa (13/6).

Sesuai pengakuan korban YB, pada Rabu pagi kemarin dirinya hendak membeli keperluannya di salah satu kios di Jalan Taebenu. Ketika sementara berada di jalan, tiba-tiba ia didatangi oleh kedua pelaku. “Dong datang cari beta di sini (TKP, red) karena kemarin (Selasa, red) katong sempat basenggol motor di depan SDI Liliba. Dong dua sempat kejar beta pakai motor tapi tidak dapat. Karena tidak dapat beta pakai motor tapi snde dapat. Maka, tadi dong datang cari beta bawa pisau,” jelas YB.

Sementara kedua pelaku AAN, dan SAM kepada Timor Express katakan keduanya datang ke Liliba untuk jalan-jalan. “Katong pakai pakian seragam ke sekolah. Tapi karena sekolah siang maka katong dua datang ke sini (TKP, red),” ujar kedua pelaku. Dijelaskan SAM, dirinya diajak oleh temannya AAN untuk jalan-jalan ke Liliba pakai sepeda motor milik AAN. “Tadi beta sonde pegang pisau. Yang pegang pisau dia (AAN, red). Dia ajak beta untuk jalan-jalan di Liliba maka beta ikut sa,” kata SAM.

Anggota Polsek Oebobo, Bripka Endy Boko kepada Timor Express jelaskan ketika melintas di TKP ada kerumunan massa. Oleh karena itu maka dirinya langsung menghentikan sepeda motor miliknya. “Untung saja saya datang tepat waktu. Jika tidak mereka (AAN dan SAM, red) pasti sudah dihajar massa. Saya amankan mereka ke dalam warung untuk menghindari amukan massa. Saya sudah amankan sebilah pisau dari kedua pelaku,” ucap dia.

Seperti terpantau Timor Express pagi kemarin, akibat ulah kedua oknum pelajar tersebut, maka warga yang ada di sekitar TKP langsung berkerumun. Tak hanya itu saja, warga yang melintas di TKP juga memanfaatkan kejadian itu sebagai tontotan gratis. Akibatnya, ruas jalan Taebenu sempat macet beberapa saat. Tak berselang lama, datang beberapa anggota Bbabinsa dan mobil patroli Polsek Oebobo sehingga suasana di TKP langsung diamankan. Selanjutnya, kedua pelaku dan barang bukti berupa pisau dan satu unit sepeda motor langsung diangkut ke Mapolsek Oebobo.(gat)

Click to comment

Most Popular

To Top