Esthon Yakin Gerindra-PAN Berkoalisi – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

POLITIK

Esthon Yakin Gerindra-PAN Berkoalisi

Gerindra Juga akan Ajak PKS

KUPANG, TIMEX-Pasangan Esthon L. Foenay-Christian Rotok resmi mendaftar di DPW Partai Amanat Nasional (PAN) NTT, Kamis (15/6) di Rumah PAN, Oesapa, Kupang. Esthon yakin Gerindra akan bersama PAN dalam Pilgub NTT tahun depan.

Pantauan koran ini, Esthon Foenay datang ke rumah PAN tanpa didampingi Chris Rotok yang tengah berada di Manggarai. Esthon hanya didampingi Sekretaris DPD Gerindra, Gabriel Beri Bina, anggota DPRD NTT, Agustinus Bria Seran dan sejumlah pimpinan DPC dari seluruh NTT.

Esthon yang datang tepat pukul 14:00 Wita itu diterima Sekretaris DPW PAN NTT, Marthen Lenggu, Ketua Tim Tujuh, Cornelis Wungo, Emanuel Pasar, Merya Rufina Embu dan sejumlah pengurus lainnya. Turut hadir Ketua DPD PAN Kota Kupang, Felix Dando dan jajarannya.

Usai diterima, dilanjutkan dengan penyerahan dokumen pendaftaran yang diserahkan oleh Esthon Foenay dan diterima Ketua Tim Tujuh, Cornelis Wungo. Usai diterima, tim tersebut melakukan verifikasi dan beberapa saat kemudian dinyatakan lengkap. “Berkas yang dimasukan pasangan Esthon-Chris lengkap,” jelas Cornelis yang juga anggota DPRD NTT itu.

Esthon Foenay dalam sambuatan singkatnya mengemukakan, pihaknya berterima kasih atas diterimanya berkas pendaftaran pihaknya sebagai pasangan bakal calon gubernur dan Wagub NTT. “Kami minta maaf karena Pak Chris tidak sempat hadir dalam pendaftaran ini,” kata Esthon.

Dirinya mengatakan, lengkapnya semua syarat pendaftaran menunjukan keseriusan dirinya bersama Chris Rotok untuk berkoalisi dalam Pilgub. Terutama dalam membangun masyarakat NTT. “Ini sebagai bukti ada keseriusan dan kesamaan visi dan misi dalam membangun masyarakat,” ujar Esthon.

Menurutnya, banyak capaian telah dilakukan oleh pemerintah saat ini. Namun tidak dipungkiri masih tingginya angka kesmiskinan di NTT. Karena itu, pihaknya akan fokus dalam mengentaskan kemiskinan di NTT. “Semua upaya itu butuh kebersamaan,” ungkap mantan Wagub NTT itu.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN NTT, Marthen Lenggu menjelaskan, pendaftaran pasangan Esthon-Chris merupakan langkah awal Pilkada Gubernur. Pendaftaran yang ada, katanya, akan menentukan langkah PAN dan Gerindra.

Semua yang mendaftar, tambah Marthen, akan diproses oleh pihaknya dan nanti dikirim ke DPP PAN. Selanjutnya, DPP akan menggelar survei dan kemudian menetapkan pasangan yang diusung.

Dia menjelaskan, hingga saat ini Chris Rotok merupakan satu-satunya kader PAN yang mendaftar. Padahal, pihaknya sudah memberi kesempatan kepada semua kader untuk mendaftar. Walau demikian, semua menanti keputusan DPP.

Esthon juga menjelaskan, pihaknya sudah mendaftar di PKPI dan PAN. Namun, masih terus melakukan pendekatan non formal dengan sejumlah partai politik. Salah satunya PKS. Pihaknya juga sudah mendengar rencana pembukaan pendaftaran di Hanura dan Nasdem.

Esthon mengakui, pihaknya berharap dapat berkoalisasi dengan PAN yang memiliki lima kursi di DPRD NTT. Dengan demikian akan memenuhi syarat pengajuan calon yakni 13 kursi. Dirinya mengatakan, sejauh ini Gerindra dan PAN harmonis sehingga Esthon yakin akan berkoalisi. “Secara de facto dan de jure, PAN dan Gerindra punya kesamaan. Kita tunggu saja keputusan DPP PAN,” ujarnya.

Walau demikian, lanjut Esthon, komunikasi politik pihaknya akan terus dibangun dengan partai-partai lain. Diantaranya Demokrat, Golkar dan sejumlah partai lainnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra NTT, Gabriel Beri Bina menjelaskan, di mata Gerindra, PAN sangat penting. Pertama, kata Beri Bina, memiliki cerita sukses. Pada pilkada serentak yang digelar 2015, PAN dan Gerindra berkoalisi dalam empat Pilkada. Tiga diantaranya menang yakni Belu, Manggarai dan Sumba Barat. Pilkada serentak 2016, Gerindra koalisi di Kota Kupang dan Flotim dan menang. “Ini adalah success story yang ada. PAN juga melihatnya demikian,” ungkapnya.

Gerindra akan mengikuti dan menyesuaikan dengan semua proses yang sedang berjalan. Upaya membangun koalisi akan terus diupayakan dan faktor kedekatan sebelumnya, bisa menjadi bahan pertimbangan.

Sebelumnya, Ketua DPW PKB NTT, Yucundianus Lepa kepada koran ini mengaku, PKB belum mendapat keputusan koalisi dari DPP. “Kita masih tunggu keputusan DPP,” bilangnya.

Menyoal informasi PKB berkoalisi dengan Demokrat, Yucun mengemukakan, hingga kini belum ada putusan tetap soal koalisi dan pasangan balon yang akan diusung. “Informasi itu tidak benar. Kami belum ada keputusan berkoalisi. Kita tunggu putusan PKB,” ungkapnya. (lok/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top