Jamkrindo Bagi Sembako Gratis bagi Anak Yatim – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Jamkrindo Bagi Sembako Gratis bagi Anak Yatim

SUMBANGAN. Kepala Divisi Penjaminan Sistem Resi Gudang (SRG), Hafizah memberi sumbangan yang diterima KH Ali Fudin, Rabu (14/6)

ALEX SEKO/TIMEX

ENDE, Timex – Memperingati HUT ke-47 Perum Jamkrindo, 1 Juli mendatang, Perum Jamkrindo melakukan kegiatan bakti sosial di bulan Ramadan dengan melakukan pemberian dan pembagian sembako gratis.

Sebanyak 150 paket sembako yang diperuntukan bagi warga di wilayah kerja Perum Jamkrindo di daerah. Kegiatan dikemas dalam bentuk Safari Ramadan.
Di Ende, pemberian sembako diperuntukan bagi anak yatim Tahfidzul Qur’an Yatim Dhu’afa Nurul Musthifa, Rabu (14/6) di Ndao Kecamatan Ende Utara. Pemberian sembako dan juga sumbangan sebesar Rp 20 juta bagi pondok pesantren tersebut yang diserahkan Kepala Divisi Penjaminan Sistem Resi Gudang (SRG), Hafizah.
Selain pemberian sembako, juga dilakukan buka puasa bersama.

Sementara itu, Kepala Wilayah VII Jamkrindo, Alexandry dalam sapaannya mengatakan, pembagian sembako diperuntukan bagi warga yang berada di diseputaran Jamkrindo dan dipilih Ende dan pondok pesantren Tahfidzul Qur’an Yatim Dhu’afa Nurul Musthifa sebagai sasaran kegiatan.

Sementara itu, Dirut Perum Jamkrindo, Diding S Anwar bersama pejabat Perum Jamkrindo dengan beberapa pejabat antara lain Kepala Divisi Penjaminan Sistem Resi Gudang, Hafizah, Kepala Kantor Wilayah VII, Alexandry dan Kepala Kantor Cabang Kupang, Andry Septianto melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah kerja Perum Jamkrindo. Selain menjalin silaturahmi juga untuk memberikan pembinaan dan motivasi bagi karyawan untuk meningkatkan kinerjanya di kantor “Kunjungan kerja dalam Safari Ramadan ini dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia, diantaranya adalah Watampone Provinsi Sulawesi Selatan, Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan, Tanjung Selor Provinsi Kalimantan Utara, Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dan Flores Provinsi NTT, di mana Ende sebagai titik kegiatan,” kata dia.

Sementara itu, KH Ali Fudin, pemilik pondok pesantren menyampaikan terima kasih. Menurut dia, baru pertama kali pihaknya menerima bantuan semenjak didirikannya pondok pesantren. Dia menyebutkan, dengan ratusan santri yang ia bina selama ini hanya dari usaha sendiri.

“Karena itu terima kasih kepada Jakrindo, mudah-mudahan direktur dan semua karyawan mendapat berkah oleh Allah SWT,” katanya sambil mengatakan, sumbangan yang diperoleh akan dipergunakan sebaik-baiknya bagi pengembangan pondok pesantren yang disebutnya terletak diatas bukit tengkorak karena terletak di puncak bukit dan ketika membangun ditemukan puluhan tengkorak di lokasi itu.

Sebelumnya, Dirut Perum Jamkrindo, Diding S Anwar dalam press release mengatakan, kegiatan sosial sekaligus juga untuk memperingati HUT ke-47 Perum Jamkrindo.
“Sebelumnya kami juga telah memberikan santunan kepada 47 anak yatim sebagai cermin dari HUT ke-47 Perum Jamkrindo,” kata Diding.

Dia mengatakan, Jamkrindo akan terus konsisten mengemban visi dan misi serta tujuan perusahaan melalui budaya TRUST (Terpercaya, Responsif, Unggul, Sehat dan Terkemuka).

Disamping itu, melalui moto Solusi UMKM Menuju Sukses dan dengan tagline Mitra Terpercaya Dalam Penjaminan, Perum Jamkrindo siap memberikan penjaminan kredit/pembiayaan berdasarkan prinsip syariah atau kontrak jasa kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Untuk diketahui, Perum Jamkrindo adalah BUMN perusahaan penjaminan yang telah 47 tahun melayani UMKM Indonesia melalui penyediaan jasa penjaminan, dengan bermitra kerja perbankan dan non bank.

Adapun ruang lingkup usaha Perum Jamkrindo adalah melakukan penjaminan komersial dan melakukan penjaminan penugasan pemerintah yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Penjaminan Sistem Resi Gudang (SRG) atau warehouse receipt system.

Saat ini sebutnya, Perum Jamkrindo memiliki sembilan kantor wilayah dengan 56 cabang dan 14 KUP dengan 19 divisi di kantor pusat dan didukung oleh 1.528 orang SDM dan memiliki anak perusahaan yaitu PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar) yang sudah memasuki tahun ketiga.

Dasar hukum bisnis penjaminan di Indonesia telah kuat dengan terbitnya Undang-undang Nomor 1/2016 tentang Penjaminan serta Peraturan OJK yang telah terbit tahun 2017. (kr7/ays)

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!