Siswa SDI Kuanino 3 Pamerkan Hasil Kreativitas – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

PENDIDIKAN

Siswa SDI Kuanino 3 Pamerkan Hasil Kreativitas

DANCE. Siswa kelas IV A SD Inpres Kuanino 3 Kupang mementaskan modern dance di sela-sela acara pameran, Sabtu (17/6)

TOMMY AQUINODA/TIMEX

Tutup Tahun Ajaran 2016/2017

KUPANG, TIMEX – Sekolah Dasar Inpres Kuanino 3 Kupang punya cara unik untuk menutup tahun ajaran 2016/2017. Sabtu (17/6) bertempat di halaman sekolah, siswa-siswi di sekolah tersebut memamerkan hasil kreativitas mereka selama setahun. Semua hasil kreativitas seperti gelang dan kalung muti, bunga hias meja, bingkai, hiasan dinding dan lain sebagainya, dipamerkan di stand masing-masing yang telah dibagi per kelas. Tak hanya dipamerkan, aneka kreativitas siswa tersebut juga bisa dibeli oleh para orangtua yang hadir.

Selain stand pameran, siswa-siswi dari masing-masing kelas juga menampilkan berbagai atraksi seni di . Misalnya membaca puisi, berpidato dalam bahasa Inggris, menari dan menyanyi. Mereka tampil penuh semangat, tanpa ada rasa malu apalagi takut. Selepas penampilan siswa, para orangtua dan guru yang antusias menonton tak henti-hentinya memberikan supor lewat tepuk tangan.

Kepala SD Inpres Kuanino 3 Kupang, Dorce Afliana Aiyal dalam sambutannya, mengatakan, pernak-pernik yang dipamerkan di masing-masing stand merupakan hasil kreativitas anak-anak, yang mereka kerjakan sendiri selama tahun ajaran 2016/2017.

Kepada para orangtua, Dorce meminta untuk membeli hasil kreativitas anak. Sehingga uang yang terkumpul bisa dikembalikan kepada guru-guru untuk keperluan pengadaan bahan baku (muti, bunga dan lainnya) di kegiatan-kegiatan selanjutnya. “Kegiatan pameran kali ini merupakan kegiatan yang kedua. Tahun lalu sekolah juga mengadakan kegiatan serupa. Kita akan buat terus kegiatan ini ke depannya,” katanya.

Dorce mengaku bangga dengan penampilan anak-anak yang luar biasa dalam mementaskan atraksi seni. Menurutnya, anak-anak bisa tampil karena selama ini sekolah memberlakukan kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian, orangtua harus mendukung kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti anak-anak, sehingga kelak anak-anak bisa berani tampil di depan umum. “Kegiatan ekstrakurikuler ada nilai tambah untuk anak-anak. Kita harus tempa mentalnya sejak dini supaya besar bisa jadi pemimpin,” tandasnya.

Dorce juga berterimakasih kepada paguyuban (kerja sama orangtua dan guru) dari kelas I-VI yang berpartisipasi aktif mendukung kegiatan anak-anak di sekolah. Dengan adanya paguyuban, kata dia, antara orangtua dan guru tidak punya jarak dalam membangun komunikasi terkait perkembanhan anak-anak di sekolah. “Paguyuban hanya berjalan hanya satu tahun. Saat anak-anak naik kelas, orangtua bentuk lagi paguyuban. Paguyuban itu berada di bawah payung sekolah. Jadi seluruh kegiatan anak-anak di luar sekolah harus lapor ke guru kelas atau kepala sekolah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dorce menginformasikan pula berbagai even yang diikuti siswa-siswi selama TA 2016/2017. Diantaranya lomba menghias kue dari Balai POM, O2SN tingkat Kota Kupang, lomba menari pada peringatan Hardiknas, lomba cerita rakyat dan lomba pidato bahasa Inggris tingkat Kota Kupang. “Untuk O2SN, atletik putra juara satu, bulu tangkis putra putri juara satu, senam putra putri juara satu. Lomba menari juga satu. Yang belum juara itu hanya lomba cerita rakyat dan pidato bahasa Inggris,”

Selanjut Ketua Komite, Oktovianus Hilli dalam sambutannya juga berterimakasih kepada seluruh paguyuban yang telah membantu mendekatkan orangtua dengan sekolah, juga kedekatan antara orangtua dan komite sekolah.

Oktovianus menambahkan, pada Agustus 2017 mendatang akan ada pameran pembangunan. Dia sangat berharap, SD Inpres Kuanino 3 Kupang punya satu stand untuk memamerkan hasil kreativitas anak-anak. “Diupayakan kita punya satu stand supaya hasil karya anak-anak bisa pajang di sana,” ungkapnya. (r2/lok)

Click to comment

Most Popular

To Top