Dendam, Adrianus Humoen Ditikam Teman Sendiri – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Dendam, Adrianus Humoen Ditikam Teman Sendiri

DIRAWAT. Korban Adrianus Humoen alias Nus sementara ditangani tim medis di RSUD SK Lerik Kota Kupang usai ditikam Cristian Umbu Tingga di kos Anugrah. Tampak sejumlah tetangga korban datang menjenguknya pada Rabu malam (12/7)

DIDIK KURNIANTO FOR TIMEX

Pelaku Cristiaan Umbu Tingga Masih Buron

KUPANG, TIMEX– Apes benar nasib Adrianus Humoen alias Nus, 25. Warga Jalan Gerbang Madya, RT 03/RW 02, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, tepatnya di Kos Anugrah ini ditikam teman seprofesinya, Cristian Umbu Tingga, 28, pada Rabu (12/7) sekira pukul 22.00. Padahal, baik pelaku maupun korban sama-sama mengais rejeki dengan bekerja sebagai sopir di gudang UD Panca Sakti, Kota Kupang. Akibat apes yang dialami itu, maka korban menderita luka robek cukup serius persis di punggung kiri. Tusukan pisau yang dibawa pelaku juga sangat kuat hingga tembus ke ketiak korban.

Usai melukai korban, pelaku langsung mengambil langkah seribu meninggalkan TKP. Tetangga korban yang mengetahui kejadian berdarah itu langsung mendatangi TKP namun pelaku keburu melarikan diri. Oleh para tetangga, korban langsung dilarikan ke RSUD SK Lerik Kota Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat Polsek Kelapa Lima.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho yang diwawancarai Timor Express melalui Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto Kamis (13/7) katakan, motif penikaman yang dilakukan pelaku ke korban akibat dendam di tempat kerja. Akibatnya, pelaku nekad mendatangi kos pelaku dan menganiaya korban menggunakan sebilah pisau yang sudah dibawa pelaku. “Kita dapat laporan terkait kejadian itu dari sejumlah rekan korban. Kita sudah buatkan laporan polisi dan pelaku masih dalam pengejaran,” tegas Didik.

Diakui mantan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota itu, korban dilukai pelaku hanya karena dendam di tempat kerja. Namun untuk memastikan dendam apa yang membuat pelaku melukai korban, pihaknya masih harus memintai keterangan dari korban serta saksi. Didik juga kronologiskan, sebelum korban ditikam pelaku, keduanya masih sementara bekerja di gudang UD Panca Sakti. Sekira pukul 21.30, saksi Silvester Meong diminta pelaku untuk diantar ke kos korban. Setiba di kos korban, pelaku langsung turun dari sepeda motor saksi dan masuk ke kamar kos korban.

“Pelaku langsung masuk ke kamar kos korban dan meminta saksi Silvester Meong untuk keluar dari kamar kos dan hanya ada korban dan pelaku. Sempat terjadi pertengkaran hingga akhirnya korban berteriak minta tolong karena ditikam pelaku,” ungkap Kapolsek Kelapa Lima. Ketika ditikam pakai pisau oleh pelaku, lanjut Didik, korban sempat berteriak, ‘aduh nyadu lu bisa buat beta begini’.

Para tetangg korban langsung mendatangi kamar kos korban setelah mendengar terikan korban saat itu. Namun di kamar kos korban, tetangga kos tak menemukan pelaku karena sudah melarikan diri. “Saat ini, pelaku masih kita kejar bersama barang bukti pisau. Sementara korban juga masih menjalani perawatan medis di RSUD SK Lerik Kota Kupang,” ungkap Kapolsek Kelapa Lima. Untuk mendalami motif penikaman itu, jelas Didik, pihaknya masih menunggu kondisi korban pulih untuk dimintai keterangan. (gat)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!