Rumah Kosong Ludes Terbakar – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Rumah Kosong Ludes Terbakar

PADAMKAN API. Petugas pemadam kebakaran Kota Kupang sedang memadamkan api di lokasi kejadian di Blok I RSS Baumata, Kamis Kamis (13/7) malam.

IMRAN LIARIAN/TIMEX

Di Perumahan Baumata Indah Permai
Diduga Akibat Korsleting Listrik

KUPANG, TIMEX-Kebakaran hebat hampir terjadi di kompleks perumahan (RSS) Baumata Indah Permain, Kamis (13/7) malam sekira pukul 19.00 Wita. Penyebabnya adalah sebuah rumah yang terletak di Blok I yang selama ini tidak dihuni terbakar. Beruntung, pemadam dan mobil tangki air milik warga sigap sehingga tidak merambat ke perumahan padat penduduk itu. Rumah type 36 yang telah dikembangkan dan tak berpenghuni yang terbakar itu milik Abdul Jalil. Terletak di Blok I Nomor 16 RT 007/RW 003, Dusun 2 Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Beruntung warga sekitar yang berada di lokasi perumahan tersebut dengan cepat memadamkan api secara manual.

Warga bahu membahu menyiram kobaran api menggunakan air yang diambil dari tetangga menggunakan ember. Sekira 10 menit berselang, tiga unit mobil tangki milik warga sekitar datang untuk membantu. Api mulai perlahan dikendalikan.

Kehadiran tiga unit mobil tangki ini sangat membantu karena bisa mengendalikan api sehingga tidak merambat ke rumah di sekitar yang letaknya tidak berjauhan. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Kupang baru tiba pukul 19.55 saat api mulai padam. Dua mobil pemadam kebakaran tersebut akhirnya memadamkan api secara total guna mencegah kebakaran susulan atau merambat ke rumah lainnya.

Terkait kejadian tersebut, salah satu saksi mata, Kepala Dusun 2 Desa Baumata Barat Kecamatan Taebenu, M.N. Kapa kepada koran ini di lokasi kejadian menjelasakan, api berasal dari kabel listrik yang menghantam plafon rumah milik Abdul Jalil dari ruang kamar depan.

“Warga di sini berusaha padamkan api dengan secara manual yakni menyirami menggunakan ember. Untung saja ada warga yang mempunyai usaha jasa mobil tangki air langsung datang ke lokasi untuk bantu padamkan api,” ujarnya. Ia menambahkan, setelah itu barulah dua mobil pemadam kebakaran Kota Kupang datang dan memadamkan sisa api lainnya.

Kapa menjelaskan, rumah itu selama ini tidak ditempati sudah bertahun-tahun. Namun, aliran listrik di rumah itu tetap terhubung. “Lampu selalu nyala siang dan malam,” kata Kapa. Dirinya menduga, penyebab kebakaran tersebut adalah dari arus pendek listrik yang terjadi di plafon rumah bagian depan. “Ada kabel listrik yang sering menghantam plafon rumah bagian depan,” jelasnya.

Karena itu, Kapa mengimbau pemilik rumah di RSS Baumata, terutama di Dusun 2 untuk segera menempati rumah yang selama ini tidak dihuni. “Paling tidak ada yang menjaga rumah. Jangan dibiarkan kosong karena sangat berbahaya kalau terjadi kebakaran karena ini kompleks perumahan,” kata Kapa.

“Terkait kejadian ini saya mengimbau kepada warga yang memiliki rumah di Blok I RSS Baumata Barat ini agar segera tempati. Jangan dibiarkan kosong. Kalau pun tidak ditempati diharapkan seluruh listrik dipadamkan,” harap Kapa.

Hal senada juga dikatakan Ketua RT 007/RW 003, Faisal Makarim. Dia menjelaskan, pemilik rumah Abdul Jalil tidak menempati rumah tersebut sekitar 15 tahun. Memang sempat beberapa hari ada orang yang datang ke rumah tersebut tapi ketika mereka kembali tidak mematikan meteran listrik. Sehingga beberapa bola lampu yang ada di dalam rumah tersebut dibiarkan menyala.

Dirinya juga mengimbau warga yang memiliki rumah di Blok I agar segera tempati sehingga mencegah hal-hal negatif yang kemungkinan terjadi. Pasalnya, saat ini masih ada beberapa rumah yang tidak ditempati atau masih kosong namun listrik di rumah tersebut tetap tersambung.

“Karena pemicu utama terjadinya kebakaran adalah listrik. Jika listrik dibiarkan menyala terus-menerus maka kabel listrik tidak akan bertahan lama sehingga kebakaran tidak bisa dihindari,” sebut Faisal.

Pantauan koran ini di lokasi kejadian malam tadi, tampak warga tetap berada di lokasi kejadian hingga pukul 21.00 Wita guna memastikan api sudah benar-benar padam. Karena malam tadi angin bertiup cukup kencang. Setelah dipastikan api sudah benar-benar padam barulah warga kembali ke kediaman masing-masing.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Kupang yang mendapat informasi adanya musibah ini langsung menuju TKP dan tiba sekira pukul 20.40 Wita dan langsung melakukan olah TKP. Hingga berita ini naik cetak, belum ada keterangan resmi yang disampaikan pihak kepolisian terkait penyebab kebakaran itu. (mg22/ito)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!