Berulah, Residivis Bobol Kotak Amal Ditangkap – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Berulah, Residivis Bobol Kotak Amal Ditangkap

MENDEKAM. Erwin, warga asal Sulawesi Barat yang selama ini tinggal di Niki-Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS ketika diamankan di Mapolsek Maulafa karena berniat menggasak uang dalam kotak amal Masjid Darussalam, Sikumana, Jumat (4/8).

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Di Masjid Darusalam Sikumana

KUPANG, TIMEX– Spesialis bobol kotak amal, Erwin, 23, kembali ditangkap warga. Kali ini, lelaki paru baya yang mengaku tinggal di Niki-Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS ini menjalankan aksinya membobol kotak amal di Masjid Darussalam, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Sebelumnya, ia pernah mengambil uang di dalam kotak amal di Masjid Nurul Hidayah dan Masjid Masjid Baiturrahman, Bakunase. Hanya saja, niat Erwin untuk menggasak uang senilai Rp 83.300 di dalam kotak amal berhasil dicegah. Dia diketahui hendak mengambil uang dari kotak amal pertama kali oleh seorang pengurus Masjid Darussalam, Aminah. Aminah memergoki Erwin sementara menggoyang-goyangkan kotak amal pada Jumat (4/8) sekira pukul 07.00.

Tak mau uang dalam kotak amal diambil Erwin, Aminah langsung berteriak. Teriakan Aminah pun diketahui warga sekitar sehingga warga langsung berdatangan ke halaman Masjid Darussalam hendak menghakiminya. Namun aksi main hakim warga berhasil dicegah Aminah. Meski tak berhasil menggasak uang dalam kotak amal, oleh pengurus Masjid Darussalam dan warga, Erwin langsung digelandang ke Mapolsek Maulafa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Aparat Polsek Maulafa kemudian memasukan pria asal Provinsi Sulawesi Barat itu ke dalam sel tahanan Mapolsek Maulafa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kepada Timor Express di Mapolsek Maulafa kemarin, Erwin mengaku, datang dari Niki-Niki ke Kota Kupang hendak mencari pekerjaan. “Saya datang dari Niki-Niki ke sini (Kupang, red) pada Kamis (3/8) dan sampai pukul 17.00. Tadi malam (Kamis malam, red), saya tidur di emperan Gereja Katedral Kristus Raja Kupang. Tadi pagi (kemarin, red) saya langsung naik angkot menuju Sikumana. Di Sikumana, saya turun di depan Masjid Darussalam untuk salat subuh,” ujar dia. Usai salat subuh itulah, Erwin kemudian memanfaatkan kelengahan pagi kemarin untuk menggasak uang dalam kotak amal. Pasalnya, tak ada lagi jamaah di masjid. “Saya mau ambil uang itu untuk pakai beli kebutuhan saya. Saya juga pernah ambil uang di beberapa masjid di Kota Kupang,” ucapnya singkat di balik jeruji besi Mapolsek Maulafa.

Pengurus Masjid Darussalam Sikumana, Aminah mengaku, niat Erwin untuk mengambil uang di dalam kotak amal berhasil digagalkan karena ia melihat Erwin mengoyang-goyangkan kotak amal pagi kemarin. “Kejadiannya tadi pagi (kemarin, red) sekira pukul 07.00. Saya lihat dia goyang-goyang kotak amal. Saya langsung berteriak dan warga yang ada di sekitar sini langsung datang,” jelas pengurus Masjid Darussalam Sikumana itu.

Dia mengaku, warga yang datang ke masjid Darussalam hendak menghakimi Erwin namun berhasil ia cegah. Aminah katakan, uang di dalam kotak amal tersebut sudah pernah hilang namun tidak dilaporkan ke Mapolsek Maulafa. “Dia biasanya salat disini sehingga saya tidak curiga,” sebut saksi.

Sementara Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho yang diwawancarai Timor Express melalui Kapolsek Maulafa, Kompol I Gusti Putu Parwata membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, Erwin berniat menggasak uang dalam kotak amal Masjid Darussalam Sikumana tapi berhasil dicegah pengurus masjid dan warga. “Dia sudah kita tahan di dalam sel. Kita akan interogasi dia kenapa dia mau ambil uang dalam kotak amal,” jelas I Gusti.

Masih menurut Kapolsek Maulafa, sesuai rekam jejaknya di beberapa Polsek, Erwin diketahui pernah mencuri uang dalam kotak amal di masjid Kelapa Lima, Masjid Bakunase dan terakhir di Masjid Sikumana. “Kita akan proses hukum dia sehingga bisa ada efek jera karena dia sudah sering kali mencuri uang di dalam kotak amal masjid,” terang I Gusti sembari jelaskan Erwin nekad menggasak uang di dalam kotak amal ketika suasana di masjid lagi sepi. (gat)

Masjid yang Disasar:
* Masjid Nurul Hidayah, Kelapa Lima, Sabtu (20/5) sekira pukul 17.45 dan menggasak uang senilai Rp 500 ribu.

* Masjid Masjid Baiturrahman, Bakunase, Selasa (30/5) sekira pukul 11.00 dan menggasak uang senilai Rp 116 ribu

* Masjid Darussalam, Sikumana Jumat (4/8) sekira pukul 07.00 dan hendak menggasak uang senilai Rp 83.300

Data Olahan Timex

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!