Peraih Emas, RP 150 Juta – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Peraih Emas, RP 150 Juta

Andre Koreh

JPG

Bonus Peraih Medali di World Shorinji Kempo 2017

KUPANG,TIMEX – Para Kenshi peraih medali di Wold Shorinji Kempo 2017 lalu, dipastikan akan mendapat bonus dari Pemerintah Daerah dalam bentuk uang tunai. Sedangkan bonus rumah tidak lagi di berikan.

Untuk peraih medali emas di Kejuaraan dunia yang dilangsungkan di San Mateo, California – AS tersebut akan mendapat bonur Rp 150 juta, peraih perak mendapat Rp 100 juta dan perunggu Rp. 50 juta, yang diumumkan gubernur NTT dalam acara jamuan makan malam bersama Konjen RI di San Fransisco pekan lalu.

“Di PON lalu, peraih medali emas di berikan bonus Rp 100 juta, perak Rp 75 juta dan perunggu Rp 50 juta dan masing-masing satu rumah, dan mengingat yang berangkat ke San Fransisco semuanya sudah mendapat rumah karena merupakan atlet-atlet yang juga berlaga dan meraih prestasi di PON, maka tidak lagi di beri dalam bentuk rumah,” ungkap Ketua Harian KONI NTT Andre Koreh kepada wartawan di ruang kerjanya Senin lalu.

Sebelum diumumkan kata Andre beliau, (Gubernur NTT, Frans Lebu Raya) menyampaikan terlebih dahulu kepada Wakil Ketua DPRD NTT Nelson Matara yang juga Ketua Bangar dan Ketua Komisi V Jimmi sianto yang juga hadir saat itu, dan disetujui bahwa untuk peraih medali emas Rp 150 juta, peraih perak Rp 100 juta dan Rp 50 juta untuk perunggu.

“Sedangkan untuk pelatih, masing-masing Rp 50 Juta,” ujarnya.

“Bonus ini di peruntukkan bagi satu nomor, dan bukan perorangan dan itu kesepakatannya,” terang Andre.

Kesepakatan pemberian bonus ini diambil sebelum kejuaraan dimulai, dan bukan setelah kejuaraan.
“Sehingga fair kan, bukan karena setelah (kejuaraan) baru mulai diutak-atik, tapi sebelum,” pastinya.
Gubernur kemudian mengumumkannya dihadapan Konjen RI di San Fransisco, serta diharapan Ketua PB Perkemi Indra kartasasmita, dan diperuntukkan bagi atlet-atlet NTT saja.

“Memang dalam Kontingen Indonesia ada atlet asal Sumatera, Lahat, Kalimantan Timur, Jabar, DKI, Jateng, tetapi karena memang pak Gubernur hadir dan atlet paling banyak NTT, maka itulah yang disampaikan untuk atlet NTT,” bebernya.

“Konjen sendiri langsung merespon, oke kalau ada yang juara, nanti nginap di wisma Indonesia di San Fransisco gratis,” Kata Andre lagi.

Disinggu mengenai rencana bertemu Presiden? menurut Andre, Gubernur NTT Frans Lebu Raya sempat mengirim sms ke sekretaris Negara dan sekretaris Kabinet. “Mungkin karena kesibukan sehingga belum ada respon, sehingga sampai ada kejadian Pak Nabas (Simpai Barnabas nDjurumana) meninggal, rencana bertemu presiden ini akan dijadwalkan ulang,” pungkasnya.(rum)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!