Seni Budaya Tradisional Tunjukkan Jati Diri Bangsa – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

PENDIDIKAN

Seni Budaya Tradisional Tunjukkan Jati Diri Bangsa

POSE BERSAMA. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Johanna Lisapaly (ketiga kiri) pose bersama usai pembukaan Festival Lomba Seni Siswa Nasional tingkat SMK di hotel Gadjah Mada, Rabu (9/8).

FENTI ANIN/TIMEX

Festival Lomba Seni Siswa Nasional

KUPANG, TIMEX – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menggelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMK tingkat Provinsi NTT. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Johanna Lisapaly di Hotel Gadjah Mada, Rabu (9/8).

Johanna Lisapaly dalam sambutannya mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya membangun pendidikan, termasuk didalamnya membangun kreativitas seni dan budaya, di mana seni merupakan karya yang dibuat atau diciptakan dengan kecakapan dan perasaan, sehingga menghasilkan sesuatu seni yang indah baik lewat nada maupun karya.

Menurutnya, kebutuhan akan seni budaya merupakan kebutuhan manusia yang cukup tinggi. Seni budaya berkaitan langsung dengan kesejahteraan, keindahan, kebijaksanaan, ketentraman dan pada puncaknya merupakan proses evolusi manusia untuk makin dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Karena itu, seni budaya tradisional akan berkembang dengan baik dapat menunjukkan jati diri bangsa melalui revitalisasi budaya daerah.
“Yang jelas upaya dan strategi yang dilakukan hendaknya jangan menghapus idenditas lokal tertentu. Karena sesungguhnya melestarikan suatu budaya lebih sulit daripada membuat budaya baru,” katanya.

Ia berharap, seni dan budaya terus menerus dipelajari sebagai lokomotif pembentukan karakter anak bangsa, agar kelak menjadi manusia yang berkualitas dan beradab serta mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya, yang dapat membanggakan.

Sementara itu, ketua panitia FLS2N SMK, Albina Maria dalam laporannya mengatakan, sebagai upaya memberikan ruang kepada siswa untuk unjuk bakat, minat dan kreatifitasnya, maka pemerintah bekerja sama dengan pegiat seni budaya, praktisi pendidikan dan masyarakat profesi menyelenggarakan Festival Lomba Seni Siswa Nasional SMK tingkat Provinsi NTT.

Ia menjelaskan, tujuan kegiatan untuk membangun karakter bangsa melalui penanaman dan peningkatan jiwa seni serta pelestarian terhadap nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa. Selain itu, untuk membina dan meningkatkan kreativitas seni siswa, sekaligus sebagai sarana promosi potensi peserta didik kepada dunia usaha. Dengan harapan, dapat membentuk karakter bangsa dan meningkatkan jiwa seni serta melestarikan tradisi-tradisi budaya daerah dan bangsa.
Ia menjelaskan, ada enam bidang yang dilombakan yaitu solo piano klasik, solo gitar klasik, film pendek, nyanyi solo, tari tradisional dan cipta baca puisi, dengan jumlah peserta sebanyak 260 orang yang berasal dari 22 kabupaten/kota.

Lomba berlangsung sejak, 9-11 Agustus. “Tahun ini FLS2N akan berlangsung di Kota Kupang yaitu pada 24-30 September mendatang. Karena itu diharapkan agar peserta dapat tampil secara maksimal, tentunya dengan sportif,” ungkapnya. (mg25/ays)

Click to comment

Most Popular

To Top