Simpai Nabas Diberi Gelar Khusus – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

NASIONAL

Simpai Nabas Diberi Gelar Khusus

SAMBUT JENAZAH. Staf khusus presiden, Gories Mere bersama petinggi PB Perkemi dan pengurus Perkemi NTT saat menyambut jenazah Simpai Nabas nDjurumana di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (9/8) malam.

OBED GERIMU/TIMEX

Tadi Malam Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA, TIMEX-Pengurus Besar Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PB Perkemi) bakal memberikan gelar khusus kepada Simpai Barnabas Ndjurumana. Ketua PB Perkemi Sensei Indra Kartasasmita mengatakan hal ini saat diwawancarai Timor Express di VVIP Cargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, Rabu (9/8) malam.

“PB Perkemi segera melakukan rapat istimewa dan akan memberikan gelar khusus kepada Simpai Nabas sebagai apresiasi PB terhadap almarhum karena berjasa membangun Perkemi dan mencetak juara dunia bagi Indonesia,” kata Sensei Indra.

Ia juga mengapresiasi Perkemi NTT yang telah membela Indonesia di level internasional dan berhasil menyabet 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu pada kejuaran dunia di Amerika Serikat.

“Prestasi Perkemi NTT sangat luar biasa. Terbaik secara nasional dan internasional. Saya berharap terus berkembang dan semakin lebih baik lagi. Terus berlatih, tidak hanya soal teknis tetapi juga tetap memupuk persaudaraan dan sportivitas,” harap Sensei Indra yang didampingi sejumlah Sensei pengurus PB Perkemi.

Orang nomor satu di PB Perkemi itu juga mengaku mengutus empat Sensei dari PB Perkemi untuk ikut mengantar jenazah Simpai Nabas ke Kupang. “Saya sudah perintah empat Sensei dari PB untuk ikut mengantar jenazah almarhum ke Kupang. Ada Sensei Feriyanto, Sensei Suci Setiawan, Sensei Anton Darmawan dan Sensei Aca Prakas,” sebut Indra.

Bekas direktur di PT. Pertamina itu juga mengaku mengenal sosok Simpai Nabas sebagai sosok yang sangat tegas dan dispilin.

Ia juga mengapresiasi dedikasi dan loyalitas bekas Sekda Kabupaten Kupang itu dalam membangun Perkemi di NTT, dan berhasil mencetak juara dunia bagi Indonesia.

“Pak Nabas itu dulu dari Dojo Universitas Satya Wacana Salatiga. Dia pernah memperkuat tim Jawa Tengah di PON tahun 1977 dan berhasil meraih medali emas,” kenang Sensei Indra.

Sementara itu, Ketua Kontingen Indonesia Esthon Foenay menambahkan, Perkemi berhasil mencatat sejarah baru dalam dunia olahraga Indonesia. “Pertama dalam sejarah Indonesia dimana dari semua cabang olahraga, baru kali ini Perkemi berhasil menyabet tiga medali emas sekaligus di kejuaraan dunia,” kata bekas Wagub NTT itu.

Terpantau di VVIP Cargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, jenazah Simpai Nabas tiba pukul 22.30 WIB, selanjutnya dilakukan ibadah bersama. Hampir seluruh Sensei se-Jabodetabekten ikut menjemput jenazah Simpai Nabas.

Turut menjemput Wakil Ketua DPRD NTT Gabriel Beri Bina, rombongan atlet dan ofisial Perkemi NTT dan diaspora NTT se-Jabodetabekten. Jenazah Simpai Nabas disemayamkan di lounge Garuda Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Pagi ini, jenazah Simpai Nabas akan diterbangkan ke Kupang dengan pesawat Garuda. Direncanakan tiba di Kupang pukul 12.50 Wita.

Jumat (11/8) pukul 09.00, jenazah akan diberangkatkan ke Waingapu dengan pesawat TransNusa. Sebelum ke bandara, jenazah akan disemayamkan di Gedung KONI NTT, Jalan W.J. Lalamentik Kupang untuk mendapat penghormatan dari Pengurus KONI dan pengurus cabor olahraga anggota KONI. Rencana pemakaman di Lai Hawu Lewa, Kabupaten Sumba Timur. (joo/fmc/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top