Satroni Kos Mahasiswa, ABG Gasak Barang Elekrtonik – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

KRIMINAL

Satroni Kos Mahasiswa, ABG Gasak Barang Elekrtonik

DITANGKAP. Pelaku pencurian barang elektronik, JD yang masih berstatus ABG setelah diamankan di Mapolsek Kelapa Lima untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Rabu (9/8).

IST

KUPANG, TIMEX- Kejadian pencurian akhir-akhir ini semakin marak saja. Pelaku pencurian bukan saja orang dewasa. Anak di bawah umur pun mulai melirik kejahatan yang satu ini. Seperti halnya yang dilakukan salah seorang anak baru gede (ABG) berinisial JD, 14, pada Selasa petang (8/8) sekira pukul 17.00. Anak di bawah umur ini nekad membobol pintu kamar kos milik Karolus Maku, 21, yang terletak di wilayah RT 19/RW 07, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Bermodalkan kenekadan, JD kemudian membuka paksa pintu kamar kos milik korban. Padahal, saat kejadian korban sementara tidur di dalam kamar kos. Setelah berhasil masuk ke kamar kos, pelaku JD kemudian menggasak beberapa barang elektronik seperti satu buah laptop merk Accer warna silver, satu buah telepon genggam merk Assus Jenfone Two warna hitam dan satu buah telepon genggam merk Samsung J5 warna putih. Akibat kejadian itu maka korban mengalami kerugian sekira Rp 6 juta lebih.

Namun, pelarian JD usai menggasak barang elektronik milik korban akhirnya terhenti setelah aparat kepolisian Polsek Kelapa Lima dibantu aparat kepolisian Polres Kupang Kota berhasil membekuk JD pada Rabu (9/8) di kediamannya. Anak di bawah umur itu kemudian digelandang ke Mapolsek Kelapa Lima untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan disangka Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Kapores Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho yang diwawancarai Timor Express melalui Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto Rabu (9/8) jelaskan, kasus pencurian barang elektronik milik Karolus Maku itu terjadi pada Selasa lalu. Ketika tersangka JD masuk ke kamar kos korban, ternyata korban sementara tidur. “Pelaku masuk ke kamar kos dengan cara mencungkil pintu kamar. Setelah berhasil masuk ke dalam kamar kos, pelaku lalu menggasak beberapa barang elektronik milik oknum mahasiswa itu,” kata Didik.

Masih menurut mantan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota ini, ketika pelaku keluar dari kamar kos, barulah korban sadar dari tidurnya. “Korban ketika bangun sempat melihat JD sementara memegang satu buah laptop. Saat itu korban berusaha mengejar pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri,” cerita Kapolsek Kelapa Lima. Hanya saja, kasus pencurian itu baru dilaporkan korban pada Rabu (9/8) sekira pukul 13.00.

Saksi mata yang sempat melihat pelaku JD masuk ke kamar kos milik korban yakni Fransiskus Enimanja. “Saksi Fransiskus Enimanja melihat pelaku masuk ke kamar kos korban. Namun saat itu saksi mengira kalau pelaku adalah keluarga korban. Saksi baru sadar kalau korban sudah kecurian barang elektronik ketika korban mengejar pelaku,” kata Didik. Untuk penanganan kasus tersebut, kata dia, pelaku akan didampingi orang tuanya dan penyidikan dilakukan oleh Unit PPA Polsek Kelapa Lima. (gat)

Click to comment

Most Popular

To Top