Wagub Pantau Harga Pasar di Stan BI – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

EKONOMI BISNIS

Wagub Pantau Harga Pasar di Stan BI

STAN BI.Wagub NTT, Benny Litelnoni (tiga kanan) didampingi Kepala Kantor BI Perwakilan NTT, Naek Tigor Sinaga (dua kanan) dan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno (tengah), Karo Kesra Setda NTT, Barthol Badar, Kadis PU NTT, Andre Koreh saat meninjau stan BI di arena Pameran Pembangunan yang berlangsung di Arena NTT Fair, Kamis (10/8)

CARLENS BISING/TIMEX

Buka Pameran Pembangunan di NTT Fair

KUPANG, TIMEX-Pameran pembangunan yang terletak di lokasi NTT Fair, Kelurahan Lasiana Kota Kupang menyajikan berbagai informasi, baik dari pemerintah, BUMN/BUMD, swasta bahkan kuliner dan pedagang dan kerajinan lokal lainnya.

Wakil Gubernur NTT, Benny Litelnoni yang membuka pameran tersebut, Kamis (10/8) langsung meninjau stan-stan yang berjejar di depan Auditorium NTT Fair. Didampingi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT, Naek Tigor Sinaga dan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Benny memulai dari stan Bank Indonesia yang berada di sisi kanan pintu masuk arena pameran.

“Dari sini kita bisa memantau harga-harga di pasar,” kata Naek Tigor sembali membuka layar komputer untuk menunjukkan kepada Benny Litelnoni.

Di sana, pengunjung bisa mengakses informasi tentang harga barang kebutuhan di pasar-pasar di Kota Kupang. Saat itu, Naek Tigor mencoba mengakses informasi terkait harga daging ayam di Pasar Inpres Naikoten. “Kita bisa lihat fluktuasi harga beberapa hari belakangan,” tambah Naek Tigor.

Dari stan BI, wagub dan rombongan beranjak ke stan Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTT. Selain memarken karya-karyanya seperti jalan, jembatan dan proyek fisik lain, Dinas PU juga memamerkan sebuah msket berukuran besar, yakni Jembatan Pancasila Palmerah.

Jembatan yang direncanakan akan menghabiskan dana sekira Rp 5 triliun itu akan dibangun di Selat Gonsalu yang menghubungkan Larantuka-Adonara di Kabupaten Flores Timur. Selain sebagai jembatan penghubung, arus laut Selat Gonsalu akan dioleh menjadi energi listrik hongga 300 megawatt lebih yang bisa melistriki Pulau Flores.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Benny berpesan agar masyarakat ikut menjaga pameran tersebut. Pasalnya, selain sebagai sarana informasi dan pendidikan, juga menjadi tempat transaksi ekonomi yang bisa meningkatkan ekonomi di Kota Kupang.(cel)

Click to comment

Most Popular

To Top