Hery Wadu Izin ke Gubernur – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

POLITIK

Hery Wadu Izin ke Gubernur

SALAM KOMANDO. Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Hery Wadu berpose dengan gaya salam komando, saat bertemu beberapa waktu lalu.

IST

Untuk Bertarung di Pilgub NTT

KUPANG, TIMEX-Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov NTT, Hery Wadu taat azas, sebelum melangkah lebih jauh dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2018 mendatang. Hery Wadu yang berniat maju dalam Pilgub 2018 mendatang, sebagai bakal calon (Balon) Gubernur NTT, resmi melaporkan dan meminta izin kepada Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Hery Wadu dalam siaran persnya kepada koran ini, Kamis (10/8) mengemukakan, dirinya siap untuk bertarung dalam Pilgub NTT 2018 mendatang. Salah satu langkah yang diambil yakni, mendaftar di sejumlah Partai Politik, diantaranya, PDIP, PKPI dan PKB.

Disebutkan, dirinya maju dalam kontestasi itu, karena ada komitmen dan dukungan yang kuat dari keluarga, sahabat, ormas, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda di NTT serta sejumlah desakan dari berbagai eleman masyarakat NTT.

Sebagai ASN di Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dirinya dianggap telah memahami mesin birokrasi dan topografi NTT yang merupakan provinsi kepulauan. Bila yang maju sebagai calon Gubernur NTT dari kalangan politisi dan profesional lain, tentu masih membutuhkan waktu untuk belajar menyesuaikan diri, sehingga proses pelayanan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan berjalan lamban.

Pada Selasa (25/7) lalu, beber Wadu, dirinya telah menemui Gubernur NTT yang juga Ketua DPD PDIP NTT, Frans Lebu Raya di ruang kerjanya, dan menyampaikan aspirasi tersebut, serta meminta izin, dukungan dan petunjuk gubernur terkait keputusan dirinya maju dalam Pilgub.

Dikemukakan, pada kesempatan itu dirinya menjelaskan alasannya memilih PDIP sebagai pintu masuk dalam bursa pencalonan. Pasalnya, selama ini dirinya selalu didorong oleh Petinggi PDIP, Cornelis Lay untuk membantu dan berjuang bagi masyarakat banyak, bersama beberapa ormas yang dipimpinnya untuk membantu PDIP.

Dijelaskan, dirinya juga terlibat dalam perjuangan memenangkan Frans Lebu Raya untuk menjadi Gubernur NTT, sesuai perintah Almarhum Piet A. Tallo, sebagai Ketua Depidar XXIII Soksi NTT. Namun dirinya tidak pernah meminta jabatan.

Dikemukakan, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam pesannya meminta dirinya memperhatikan beberapa hal, karena tidak akan ada banyak orang berani dan bersedia untuk maju menjadi Gubernur NTT.

Adapun pesan Gubernur antara lain, Pertama, kalau sudah menyatakan maju, apalagi sudah keliling semua kabupaten di NTT, maka tidak boleh ada kata mundur.
Kedua, harus konsisten untuk memajukan NTT yang merupakan provinsi kepulauan. Ketiga, jika siap maju, jangan memulai dengan menipu rakyat dari hal sekecil apapun.

“Intinya, jaga kepercayaan rakyat, konsisten dalam perjuangan dan selalu berkomitmen membang rakyat NTT,” pungkas dia. (lok)

Click to comment

Most Popular

To Top