Pahami Perbedaan dengan Banyak Membaca – TIMOREXPRESS.COM

TIMOREXPRESS.COM

RAGAM

Pahami Perbedaan dengan Banyak Membaca

UNTUK DUTA BACA. Gubernur NTT, Frans Lebu Raya (kiri) memberi cenderamata untuk Duta Baca, Najwa Shibab saat tampil di Aula El Tari, Jumat (11/8) malam.

TOMY AQUINODA/TIMEX

 Pesan Najwa Shihab pada Talkshow Catatan Najwa Literasi untuk Kebhinekaan

KUPANG, TIMEX–Mimpi Najwa Shihab untuk mengunjungi NTT akhirnya terwujud. Jumat (11/8), jurnalis kondang itu hadir dalam acara Talkshow Catatan Najwa “Literasi untuk Kebhinekaan”.

Sosok yang terkenal melalui program ‘Mata Najwa’ di salah satu stasiun televisi swasta ini menyedot perhatian ratusan pelajar dan mahasiswa serta puluhan warga Kota Kupang yang memadati Aula El Tari Kantor Gubernur NTT. Di acara tersebut, Najwa hadir dalam kapasitas sebagai Duta Baca.

Di awal sambutannya saat membuka acara tersebut, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya memberikan sedikit gambaran kepada Najwa mengenai kondisi geografis wilayah NTT. NTT, kata Lebu Raya, terdiri dari pulau-pulau. Jumlah pulau yang ada sebanyak 1.192 pulau. Akibatnya, tidak mudah untuk menjangkau wilayah NTT dari satu daerah ke daerah yang lain.

“Kemudian kami direndahkan. Disebut sebagai daerah miskin dan terbelakang. Kami juga terlupakan,” ujar Lebu Raya di hadapan Najwa Shihab, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, jajaran Forkopimda NTT, serta ratusan pelajar dan masyarakat yang hadir.

Acara ini, lanjut Lebu Raya, dibuat untuk menjawab tantangan bangsa saat ini. Sebab ada saja pikiran-pikiran atau gerakan-gerakan yang tidak mengakui adanya kebhinekaan. Padahal, dari awal manusia diciptakan berbeda antara satu dengan yang lain. “Kalau diciptakan berbeda, mari kita jaga kebhinekaan, saling menghormati, saling mendukung biar terjalin hubungan yang indah dan harmonis,” katanya.

NTT, sebut Lebu Raya, pasti akan tetap menjaga kebhinekaan. NTT adalah nusa terindah toleransi. Namun, rukun dan damai di NTT tidak hadir dengan sendirinya. Kondisi ini diupayakan sedemikian rupa, kemudian dirawat, sehingga terwujud kerukunan dan kedamaian. “Mari kita jaga NTT, bumi yang melahirkan Pancasila. Dari acara ini kita beri kontribusi untuk menjaga keutuhan NKRI,” kata Lebu Raya.

Selanjutnya, Najwa Shihab mengaku senang karena bisa sampai di Kupang-NTT untuk pertama kalinya. Dia mengaku, salah satu tugas yang diembannya saat ini adalah menjadi Duta Baca yang memiliki misi untuk secara serius memperbaiki kebiasaan dan ketertarikan membaca untuk masa depan Indonesia. “Tapi kali ini saya tidak datang untuk bercerita tentang apa yang saya dapatkan. Saya datang untuk mendengar kebijakan di sini dalam menjaga kebhinekaan, sesuatu yang selalu menjadi tantangan untuk kita kelola bersama,” katanya.

Membaca, kata Najwa, dapat membuat orang hidup bahagia dan tidak stress. Membaca memperbaiki kualitas hidup serta menyembuhkan penyakit jiwa dan luka di hati. Dalam kaitannya dengan keberagaman di negeri ini, membaca dapat membuat kita lebih peka untuk memahami perbedaan-perbedaan yang ada.

Di tengah derasnya arus informasi, lanjut Najwa, bangsa kita saat ini mudah sekali untuk terprovokasi dengan informasi yang belum tentu benar. Pada akhirnya keberagaman dan kebhinekaan menjadi terganggu. Kuncinya agar tidak terprovokasi, kata Najwa, sebenarnya hanya satu yakni banyak membaca. Karena dengan banyak membaca, kita dapat mengelola, memilih dan memilah informasi secara baik dan benar.

“Dengan banyak membaca kita mampu menemukan rasionalitas dari sebuah tulisan. Kita mampu memilah mana yang benar, mana yang salah, bisa kita dapatkan hanya dengan membaca,” ungkapnya. (r2/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top