Diduga Terlibat Penyeludupan Orang, WNA Diringkus – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

KRIMINAL

Diduga Terlibat Penyeludupan Orang, WNA Diringkus

TIBA DI KUPANG. Penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda NTT sementara mengiring Anwar Sadiq alias Maung Maung Tin keluar dari ruang kedatangan Bandara El Tari Kupang, Selasa (22/8).

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Masuk DPO Polda NTT Sejak 2015 Silam

KUPANG, TIMEX- Senin (21/8) bertempat di Apartemen Permata Surya Kalideres, Jakarta Barat, aparat kepolisian Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri berhasil meringkus tersangka kasus penyelundupan manusia yang terjadi pada November 2015 silam. Dia adalah Anwar Sadiq alias Maung Maung Tin warga negara asing (WNA) berkebangsaan Myanmar yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda NTT.

Ia diketahui menetap di Jakarta Barat hingga akhirnya ditangkap tim Dittipidum Bareskrim Polri bekerjasama dengan Polda NTT. Usai diringkus Senin (21/8), tersangka kemudian dibawa ke NTT pada Selasa (22/8) menggunakan penerbangan domestik Lion Air dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiba di Bandara El Tari Kupang pukul 14.45 wita. Selanjutnya, tersangka digiring ke Mapolda NTT untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Jules A. Abast yang dikonfirmasi Timor Express mengaku, tersangka Anwar Sadiq alias Maung Maung Tin sudah masuk dalam DPO Polda NTT sejak tahun 2015 silam karena kasus penyelundupan manusia. “Keberadaan tersangka Anwar Sadiq alias Maung Maung Tin selama ini selalu dipantau. Dan terakhir, ia diketahui menetap di Apartemen Permata Surya Kalideres, Jakarta Barat. Senin (21/8), tersangka langsung diringkus,” tegas Jules.

Tersangka, sebut Kabid Humas Polda NTT ini, punya peran penting dalam kasus penyeludupan manusia dengan korban warga negara asing (WNA) yang waktu itu sementara berlayar ke Australia menggunakan kapal motor (KM) Farah dengan jumlah penumpang sebanyak 25 orang. Ke-25 orang WNA itu statusnya ilegal dan berasal dari India, Nepal dan Bangladesh. para WNA ilegal itu ditangkap pada 26 November 2015 silam.

“Tersangka punya peran dalam penyelundupan ke-25 orang imigran ilegal. Para imigram ilegal itu berencana menuju Australia untuk mencari swaka. Dalam pelayaran ke Australia, kapal motor yang ditumpangi para imigran ilegal ini kehabisan BBM sehingga kapal motor yang ditumpangi akhirnya terombang-ambing hingga ditemukan warga di Tablolong, Kecamatan Kupang Barat karena terdampar,” tegas Jules.

Saat ini, lanjut Jules, tersangka Anwar Sadiq alias Maung Maung Tin sementara dalam proses hukum di Mapolda NTT oleh penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda NTT. “Tersangka Anwar Sadiq alias Maung Maung Tin disangka Pasal 120 Undang-undang Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian,” pungkas Kabid Humas Polda NTT ini. (gat)

asuk DPO Polda NTT Sejak 2015 Silam

Click to comment

Most Popular

To Top