Marianus Sae Ramaikan Bursa Pilgub NTT – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

POLITIK

Marianus Sae Ramaikan Bursa Pilgub NTT

MARIANUS SAE

Siap Maju, Tak Dapat Parpol, Lewat Jalur Independen

KUPANG, TIMEX–Lembaga Survei Populi Center baru saja merilis hasil survei elektabilitas dan popularitas sejumlah tokoh yang selama ini meramaikan bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2018. Dari hasil survei tersebut, ada satu kejutan dimana nama Bupati Ngada, Marianus Sae ikut nangkring dalam deretan persentasi tingkat elektabilitas.

Bupati Ngada dua periode itu berada di urutan keenam dengan mengantongi tingkat elektabilitas sebesar 4,5 persen (Lihat diagram hasil survei elektabilitas). Sedangkan popularitasnya berada di angka 12,5 persen.

Hasil ini mengejutkan publik lantaran selama ini Marianus selalu berada dalam ‘posisi diam’. Dia tidak pernah mengumbar keinginan untuk maju di Pilgub NTT, apalagi mensosialisasikan diri secara langsung. Bahkan ketika diwawancarai koran ini beberapa waktu lalu, Marianus dengan tegas menyatakan ingin lebih fokus melayani rakyat Ngada yang telah memberinya kepercayaan dua periode memimpin wilayah di lembah Inerie itu. Lantas bagaimana respon Marianus terhadap hasil survei Populi Center ini?
Dalam wawancara eksklusif dengan Timor Express langsung dari Korea Selatan, Senin (4/9) malam tadi, Marianus Sae membuat pernyataan yang juga mengejutkan. Sebab untuk pertama kalinya, bupati fenomenal itu menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung pada Pilgub NTT 2018 mendatang.

Marianus mengaku, dirinya tidak tahu sama sekali mengenai survei elektabilitas dan popularitas sejumlah tokoh di NTT yang dilakukan Populi Center. Pasalnya, selama ini dia tidak berpikir tentang Pilgub NTT. Dirinya hanya fokus bekerja untuk membangun tanah leluhurnya, Ngada sehingga tidak berpikir untuk ikut bertarung dalam Pilgub NTT 2018 nanti.

Selama ini Marianus selalu mengabaikan informasi-informasi yang kerap mengaitkan dirinya dalam konstelasi politik jelang Pilgub NTT. “Selama ini saya hanya fokus bekerja untuk membangun Kabupaten Ngada, semampu yang bisa saya kerjakan,” ujar Marianus yang tengah berada di Korea Selatan dalam rangka menjalin kerja sama pengembangan tanaman hortikultura berbasis organik di negeri Ginseng itu.

Kendati tidak tahu mengenai survei yang dilakukan Populi Center, Marianus justru mengucapkan limpah terima kasih kepada masyarakat yang menginginkannya maju dalam Pilgub NTT. Dan apabila survei Populi Center benar-benar didasarkan pada penilaian objektif masyarakat, dia mengaku harus dan perlu berpikir bagaimana NTT secepatnya dibawa keluar dari aneka persoalan yang membelit bumi Flobamora selama ini. “Saya memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada saya. Saya sungguh menghormati suara rakyat walau hanya lewat survei Populi Center,” katanya.

Ditanya lebih lanjut mengenai maksud kalimat ‘menghormati suara rakyat’, Marianus dengan tegas mengatakan, dirinya harus mewujudkan apa yang diinginkan rakyat. Sebab jika dia masih dalam posisi diam, itu artinya dia tidak menghormati suara dan aspirasi rakyat yang telah mereka suarakan. Salah satunya adalah lewat survei Populi Center. “Jika saya tidak menanggapi, berarti saya tidak menghormati suara dan aspirasi masyarakat. Dan kalau masyarakat menginginkan demikian, jadi tidak ada salahnya saya berpikir untuk maju sekarang,” tandasnya.

Di akhir wawancara dengannya, Marianus sangat berharap ada jalan baginya untuk mewujudkan mimpi masyarakat. Apabila jalan itu bukan melalui partai politik (parpol), dia juga akan mempersiapkan diri untuk menempuh jalur lain, yakni jalur independen. “Mudah-mudahan kita bisa menemukan jalan untuk sama-sama membangun NTT. Ada jalan, kita maju,” ungkapnya. (r2/ito)

 

Click to comment

Most Popular

To Top