Pengajuan Hak Angket Kandas – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Pengajuan Hak Angket Kandas

SOE, TIMEX – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTS memperoleh dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 30 miliar serta kelebihan anggaran dari rasionalisasi APBD TTS tahun 2017 sebesar Rp 39 miliar. Anggaran itu digunakan untuk mendanai program belanja publik, yang sebelumnya diberi tanda bintang. Karena itu, Fraksi Partai Hanura, Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKB pengusung hak angket, memilih menghentikan pengajuan hak angket.

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Beni Banamtuan ketika dikonfirmasi di gedung DPRD TTS, Kamis (7/9) mengatakan, pihaknya memilih menghentikan hak angket, karena esensi dari hak angket sudah dijawab Pemkab TTS. Yakni, kembali mendanai sejumlah program dan kegiatan publik yang sebelumnya diberi tanda bintang.

“Selain itu, Pemkab TTS juga berjanji akan melaksanakan program dan kegiatan dalam waktu dua minggu ke depan. Memang belum semua program yang diberi tanda bintang didanai, tapi komitmen Pemkab TTS bahwa akan mendanai pada perubahan anggaran ini. Jadi kami minta untuk program-program yang diberi tanda bintang diprioritaskan,” tegas Beni.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi Partai Hanura, David Boimau. Ia mengatakan, Fraksi Partai Hanura juga membatalkan pengajuan hak angket, karena Pemkab TTS telah mengakui kekeliruannya yakni melakukan rasionalisasi anggaran secara sepihak, tanpa melibatkan DPRD.

Selain itu, Pemkab TTS juga kembali mencabut tanda bintang pada sejumlah program belanja publik. Karena itu, pihaknya beranggapan bahwa perjuangan mereka untuk membela hak rakyat telah dijawab Pemkab TTS, sehingga pihaknya menghentikan rencana pengajuan hak angket.

“Tapi penghentian hak angket bukan berarti kami akan diam dengan beberapa persoalan di Pemkab TTS yang pernah kami angkat. Tetapi secara perseorangan kami bisa melaporkan ke pihak berwajib untuk melakukan penyelidikan,” kata David.

Ia berharap, sejumlah program dan kegiatan yang kembali didanai dapat dikerjakan sesegera mungkin dalam waktu dekat, agar masyarakat TTS dapat menikmati program pembangunan yang dianggarkan tahun 2017.

“Kami sebenarnya masih mau tetap usung hak angket, tetapi karena dua fraksi mengundurkan diri, sehingga jika dipaksakan untuk voting tentu kami akan kalah. Tetapi kami bersyukur, karena melalui rencana pengajuan hak angket, sejumlah program yang ditunda Pemkab TTS akhirnya didanai kembali. Kalau kami tidak usung hak angket, program yang kami sudah rumuskan bersama dan kemudian Pemkab TTS tunda, tentu tidak dikerjakan dalam tahun ini,” pungkas David. (yop/ays)

Click to comment

Most Popular

To Top