BAN-PT Visitasi dan Reakreditasi Prodi Ilmu Komunikasi – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

BAN-PT Visitasi dan Reakreditasi Prodi Ilmu Komunikasi

TIM ASSESOR. Bekti Istiyanto salah satu tim assesor sedang memberikan penjelasan kepada para dosen Prodi Ilmu Komunikasi, terkait dengan visitasi dan reakreditasi, Jumat (8/9).

FERDY TALOK/TIMEX

FISIP Undana

KUPANG, TIMEX-Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi dan reakreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Undana Kupang, Jumat (8/9) lalu. Adapun tim assesor BAN-PT yang hadir melakukan visitasi dan reakreditasi yakni Catur Suratnoaji dan Bekti Istiyanto.

Bekti Istiyanto dalam penjelasannya dihadapan para dosen Prodi Ilmu Komunikasi mengemukakan, visitasi dilakukan untuk melihat dari dekat pelaksanaan pendidikan di Prodi tersebut. Dari visitasi yang ada, akan dilihat lagi hal-hal penting dan perubahan-perubahan di prodi. Hal yang dilihat yakni, visi misi fakultas, renstra Prodi maupun sejumlah hal lain.

Dari situ tambah dia, akan dilakukan reakreditasi apakah meningkat tetap atau turun. Namun dia yakin, pastinya Prodi akan mempertahankan bahkan meningkatkan akreditasi yang ada.

Sementara itu, Pembantu Dekan II, FISIP Undana, Abas Kasim yang diwawancarai koran ini mengemukakan, pihaknya telah mempersiapkan semua hal, terkait pelaksanaan visitasi dan reakreditasi dari BAN PT di Prodi Ilmu Kumunikasi.
Diharapkan, pada vitasi dan reakreditasi saat ini, bisa dipertahankan bahkan naik.

Dia menguraikan, dalam visitasi dan reakreditasi tersebut, tim Assesor BAN-PT akan melihat beberapa poin penting. Pertama sisi penempatan orang-orang dalam fakultas dan program studi. Kedua, mahasiswa dan lulusan. Saat ini mahasiswa harus lulus tepat waktu tidak boleh diatas lima tahun. Ketiga, standar SDM, dosen dan pegawai. Jadi ada linearitas antara output yang memiliki knowledge.

eempat, kurikulum dan suasana akademik. Poin ini sebagai dasar utama penilaian. Dahulunya ditetapkan 160 SKS, namun kini sudah diturunkan hanya 144 SKS. “Masa kuliah lebih cepat, karena ada penyesuaian kurukulum terutama SKS,” papar dia.

Kelima, sarana dan prasarana. Untuk meningkatkan mutu, jelas harus ada sarana dan prasarana yang memadai. Misalnya ruang kuliah ber-ac, fasilitas perkualiahan. “Intinya, sarana prasarana kampus memadai,” terang dia.

Poin keenam, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Jadi penelitian dan pengadian kepada masyarakat juga dilihat oleh tim assesor. Karena itu, harus terus ditingkatkan terus penelitian baik oleh mahasiswa maupun dosen. Kegiatan sosial di masyarakat oleh prodi menjadi hal yang penting,” paparnya.

Pada kesempatan itu, dia berharap hasil visitasi dan reakreditasi yang ada bisa meningkat. Pasalnya, berbagai hal menyangkut materi visistasi dan akreditasi telah dipersiapkan dengan baik. “Kami berharap ada peningkatan kedepan,” pungkas Abas Kasim. (lok)

Click to comment

Most Popular

To Top