Polda Bentuk Timsus Kejar Rahmat – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Polda Bentuk Timsus Kejar Rahmat

Penyidik Reskrimum Segera Gelar Kasu

KUPANG, TIMEX-Proses hukum atas laporan dari lima orang pelapor di Mapolda NTT terkait dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor Rahmat alias Rafi masih terus dilakukan. Informasi terakhir, penyidik Ditreskrimum Polda NTT masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Sementara untuk pemeriksaan para pelapor dan saksi-saksi sudah dilakukan. “Kita tinggal menunggu waktu untuk lakukan gelar kasus. Jika dimungkinkan untuk dinaikkan ke penyidikan maka kita akan lanjutkan. Tapi kalau tidak yah kita akan hentikan,” ujar Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol. Yudi A.B. Sinlaeloe kepada Timor Express di ruang kerjanya, Senin (11/9).

Sementara mengenai keberadaan terlapor Rahmat alias Rafi, Yudi menegaskan, yang bersangkutan saat ini tidak lagi berada di Kota Kupang. “Saat ini dia (terlapor, Red) tidak ada lagi di Kota Kupang. Tapi kita segera bentuk tim khusus (Timsus) untuk kejar dia. Setiap kasus yang kita tangani jelas akan kita proses hingga tuntas. Kalau cukup bukti jelas harus kita lanjutkan. Tapi kalau tidak maka kita harus hentikan,” ucap perwira dengan tiga melati di pundak ini.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh Timor Express di Polda NTT, jumlah korban yang saat ini mengadu ke Mapolda NTT sebanyak lima orang. Dua orang korban ditangani Subdit I dan tiga orang korban ditangani Subdit II. Total kerugian sementara dari para korban ditaksir mencapai ratusan juga rupiah.

Ini didasarkan pada laporan kerugian dari para korban. Adapun modus operandi yang diduga dilakukan terlapor Rahmat alias Rafi yakni menyanggupi pengurusan balik nama.

Oleh karena itu pihak pelapor bersedia memberikan BPKB mobil ke terlapor. Namun, bukannya mengurus balik nama kendaraan tersebut Rahmat alais Rafi justru menggadaikan lagi seluruh BPKB mobil itu ke pihak lain untuk mendapatkan modal.
Proses hukum terhadap Rahmat juga sedang dilakukan di Polres Kupang Kota dan Polsek Kelapa Lima. Korban juga melapor di Polres Kupang Kota dan Polsek Kelapa Lima sehingga penyidik melakukan proses hukum. Namun, kesulitan yang dialami sama yakni keberadaan Rahmat yang melarikan diri dari Kota Kupang.

Sementara itu, korban yang belum melaporkan kerugian yang dialami diduga masih banyak. Baru belasan korban yang melaporkan kasus yang dialami akibat perbuatan Rahmat. (gat/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top