Timor Express

Timor Express

RAGAM

LANTIK. Ketua DPP PPP, Mumahammad Romahurmuziy didampingi Ketua DPW PPP NTT, Djainudin Lonek melantik pengurus DPC dan DPAC Kota Kupang, Selasa (12/9) di Neo Aston Hotel.

FERDY TALOK/TIMEX

PPP Target Masuk Tiga Besar

Pada Pemilu 2019

KUPANG, TIMEX-Ketua Umum PPP, Mumahammad Romahurmuziy kembali mengunjungi Kupang, NTT, Selasa (12/9). Kunjungan Romy sapaan karibnya kali ini, untuk mengikuti agenda kegiatan, diantaranya pelantikan DPC Kota Kupang, Up Grading Sekretariat dan Sekolah Demokrasi Kader, juga fit and proper tes bagi para balon kepala daerah yang melamar ke PPP, yang digelar di Neo Aston Hotel, Kupang.

Romy dalam sambutannya usai melantik pengurus DPC dan DPAC PPP Kota Kupang menyebutkan, dinamika ditubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah tuntas dan paripurna. Hal ini terjadi dengan turunnya putusan MA yang menetapkan pihaknya sebagai pengurus yang sah.

Dikemukakan, dinamika dan konflik di tubuh PPP berlangsung delama 33 bulan atau dua tahun lebih. Konflik kepengurusan itu membuat terkuras pikiran dan tenaga. Namun kini, harapan baru telah ada, dan PPP harus kembali ke jalur kemenangan. “Konflik yang terjadi dilaur bayangan semua orang. Tapi dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, PPP siap memenangkan sejumlah even politik. Ini upaya reinkarnasi untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.

Karena itu pintanya, semua kader harus bersatu padu, untuk memenangkan pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019 nanti. Target DPP PPP yakni PPP masuk jajaran tiga besar. “Kita harus kembali menjadi partai terbesar ketiga di Indonesia. Jadi semua kader harus bekerja sekuat tenaga,” paparnya.

Untuk memenangkan Pileg, ungkapnya, jajaran pengrus DPW dan DPC harus terbuka dalam merekrut calon legislatif. Perekrutan tambah dia, harus mengedepankan atau berbasis kearifan lokal. “Kedepankan kearifan lokal dalam memilih caleg nanti,” tegasnya. Dia mencontohkan, di Papua, pada 2009 lalu hanya merebut 9 kursi di DPRD Kabupaten/kota dan Provinsi. Namun dengan melihat kearifan lokal, pada Pemilu 2014 lalu, bisa meningkat tajam hingga mencapai 60 orang. “Pola ini harus ditiru, biar di NTT juga meningkat,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, dia meminta semua kader di NTT, untuk menjadi menjadi mesin dan penggerak partai, dengan menyiapkan segala sesuatu jelang verifikasi partai maupun lainnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP, Djainudin Lonek dalam sambutannya mengemukakan, penduduk NTT 5,1 juta. Dari jumlah itu, ada 1 juta atau 22 persen penduduk yang miskin. Kondisi ini harus menjadi perhatian politik dari partai PPP, baik DPC, DPW dan DPP. “DPW dan DPC PPP di NTT, akan berupaya membangun, sebagai tanggung jawab kepada Tuhan,” paparnya, sembari menambahkan, upaya mengeluarkan NTT dari kemiskinan itu, melalui seleksi para kepala daerah nanti. PPP akan melihat yang terbaik nantinya, untuk didukung.

Dia mengemukakan, PPP merupakan partai yang terbuka. Karena itu, siapa saja bisa menyampaikan aspirasi atau bergabung dengan PPP, dan tidak terbatas kepada agama islam. “PPP terbuka untuk semua, tidak saja untuk kaum muslim,” terang dia.

Ketua Panitia, Abdul Madjid Baleti menyebutkan, partai merupakan aset bangsa yang perlu dibina, untuk melahirkan kader partai. Rangkaian Kegiatan yang digelar, bertujuan untuk memberi pemahaman kepada kader, termasuk pengurus, untuk menghadapi verifikasi parpol nanti. Peserta kegiatan paparnya, berasal dari seluruh DPC se-NTT. (lok)

Click to comment

Most Popular

To Top