Para Guru Diminta Cek ke Bank – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

PENDIDIKAN

Para Guru Diminta Cek ke Bank

Alo Min

Jika Ada Kekurangan Pembayaran Gaji dan Tunjangan

KUPANG, TIMEX-Sejumlah guru SMA dan SMK menyampaikan keluhan terkait pembayaran gaji dan tunjangan sertifikasi guru,yang tidak sesuai dengan jumlah yang harus diterima. Lebih dari itu, pembayaran gaji dan tunjangan sertifikasi guru, yang dilakukan sekaligus, membuat guru bigung memilah besaran yang harus diterima. Setelah melakukan pemilihan antara gaji dan tunjangan profesi guru, malah terdapat kekurangan antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.

Menurut para guru yang tidak ingin dikorankan namanya, belum lama ini mengemukakan, semasa ditangani kabupaten, antara gaji dan sertifikasi dibayar pada rekening berbeda. Namun sejak ditangani provinsi, maka dibayar sekaligus pada satu rekening, sehingga menyulitkan pihaknya mengatahui besaran gaji dan sertifikasi guru yang diterima. “Setelah kami hitung, malah ada kekurangan. Nilainya bisa mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Kami tidak tahu potongan itu untuk apa,” terang mereka.

Atas kondisi itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Alo Min yang dikonfirmasi koran ini, Selasa (12/9) mengemukakan, pihaknya berterima kasih, karena ada pengeluhan atau komplain yang disampaikan melalui media. Jika tidak disampaikan, pastinya tidak akan diketahui kendala yang dihadapi guru.

Dikemukakan, untuk gaji dan tunjangan sertifikasi guru SMA dan SMK, dibayarkan melalui bank NTT. Gaji tentunya dibayar setiap bulan, sedangkan tunjangan profesi guru dibayar setiap tiga bulan. “Jadi semua ditransfer ke rekening masing-masing guru,” paparnya.

Disdik NTT bilang dia, tidak pernah memegang uang secara fisik. Dinas hanya memegang data-data gaji dan tunjangan. Pihaknya, setelah mendapat data kepegawaian dari BKD, pihaknya kemudian mengajukan SPM untuk gaji dan tunjangan para guru, kepada Badan PPKAD. Setelah itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bank, untuk melakukan pembayaran gaji maupun tunjangan profesi guru. “Jika telah ada SPM, maka bank akan langsung mentransfer ke rekening masing-masing guru,” paparnya.

Jika ada kekurangan seperti yang dikeluhkan, dia meminta para guru untuk menanyakan kepada bank pembayar. Tentunya bank memiliki data yang sama dengan pihaknya. Dari situ, bank akan memberi penjelasan. “Kami tidak tahu lagi soal pembayaran gaji dan tunjangan, karena semua diatur oleh bank. Jika ada kekurangan, ada baiknya bertanya ke bank, untuk memastikan kekurangan yang ada,” terang dia.

Disebutkan, biasanya ada guru yang meminjam uang di bank. Dengan demikian, bank akan langsung mendebet jika gaji masuk. Namun jika tidak, silahkan tanya ke bank pembayaran. Data pihaknya maupun bank tidak akan ada perbedaan. “Kami persilahkan guru yang mengalami hal itu, tanya ke bank pembayar. Kami tidak tahu,” tuturnya.

Dia juga meminta aga bank pembayar, untuk menjelaskan kepada para guru, jika ada yang melakukan komplain atas kekurangan pembayaran yang dialami para guru. Penjelasan penting dilakukan, sehingga guru tidak terganggu dengan aktivitas mengajarnya dikelas. “Kita berharap semua bisa dikoordinasikan, baik oleh guru maupun bank yang ditunjuk,” tukasnya. (lok)

Click to comment

Most Popular

To Top