Penyandang Disabilitas Juga Milik HAM – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Penyandang Disabilitas Juga Milik HAM

LOKAKARYA. – Handicap International Federation dan Kemenrian Sosial menggelar Lokakarya bagi penyandang disabilitas di Hotel On The Rock, Selasa (12/9)

Fenti Anin/Timex

Lokakarya Handicap International

KELAPA LIMA, TIMEX – Handicap International Federation menggelar lokakarya dengan tema “Mendorong implementasi CRPD menggunakan metodologi MIW.” Lokakarya ini bekerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memungkinkan penyandang disabilitas di Indonesia memiliki kesempatan lebih besar untuk menggunakan hak serta meningkatkan martabat mereka. Kegiatan berlangsung di Hotel On The Rock, Selasa (12/9).

Koordinator HI, Swestika Eko Saptiono menjelaskan HI merumuskan sebuah strategi yang menyatakan bahwa tujuan spesifik dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas institusi dan layanan yang bekerja di bidang disabilitas. Memastikan bahwa masyarakat umum dan pengambil keputusan menyadari bahwa disabilitas adalah isu hak asasi manusia dan pembangunan serta pemberdayaan penyandang disabilitas dan organisasinya.

Ia menjelaskan, HI bekerja sama dengan organisasi perwakilan penyandang disabilitas (DPO) melalui proyek advokasi untuk perubahan dengan mengusulkan peningkatan partisipasi penyandang disabilitas sebagai agen kunci perubahan. “Proyek advokasi untuk perubahan ini bertujuan untuk melengkapi DPO agar dapat terlibat secara lebih aktif di Indonesia dalam mempromosikan hak-hak penyandang disabilitas melalui strategi pengembangan kapasitas yang konsisten dan mendorong keterlibatan dalam praktik pembangunan yang inkusif,” katanya.

Ia mengungkapkan, HI berharap dapat mengadvokasi hak-hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan akses dan berpartisipasi dalam masyarakat sebagai manusia yang bermartabat. “Lokakarya ini diselenggarakan di dua tempat yaitu NTT dan dan Yogyakarta,” jelasnya.

Sementara itu, Masitotu Muija dari Kementerian Sosial mengatakan pertemuan ini dapat menghasilkan sinergi dalam penyusunan program, kegiatan, sehingga dalam menjalankannya selalu berjalan sesuai dengan rencana dan bisa sampai ditingkat kelurahan dan daerah-daerah terkecil.

Kementerian Sosial sangat mengharapkan kegiatan ini agar dapat membawa dampak yang baik untuk merencanakan program dan tahapan selanjutnya, terutama peran penyandang disabilitas dalam masyarakat. Kegiatan workshop ini dihadiri oleh organisasi penyandang disabilitas, Persani, Bappeda dan OPD lainnya yang terkait. (mg25/sam)

Click to comment

Most Popular

To Top