Warga Labuan Bajo Gelar Aksi Peduli Rohingya – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

FLORES RAYA

Warga Labuan Bajo Gelar Aksi Peduli Rohingya

AKSI. Ratusan warga Labuan Bajo Kecamatan Komodo menggelar aksi damai peduli kemanusiaan Rohingya, Selasa (12/9)

PETRUS BATAONA/TIMEX

LABUAN BAJO, TIMEX – Ratusan warga Labuan Bajo Kecamatan Komodo, menggelar aksi damai peduli kemanusiaan Rohingya, Selasa (12/9). Aksi diikuti berbagai kelompok sosial dan organisasi masyarakat yang ada dalam Kota Labuan Bajo.

Seperti disaksikan Timor Express, peserta aksi bergerak dari lapangan Kampung Ujung Kelurahan Labuan Bajo, melewati pasar baru, Wae Mata, Langkakabe, melewati Polres Mabar, balik ke Kampung Ujung.

Dalam aksi ini mendapat kawalan aparat Polres Manggarai Barat. Sejumlah kelompok yang telibat dalam aksi antaranya, siswa MAN Labuan Bajo, ormas Jamaah Tabligh, GP Ansor serta organisasi sosial masyarakat lainnya.

Dalam aksi sejumlah spanduk dan poster diusung yang pada intinya berisi tuntutan untuk membebaskan warga Rohingya dari kekerasan dan segala tindakan brutal hingga pembunuhan anak-anak dan masyarakat muslim tak berdosa.

Iring-iringan mobil dipasang spanduk bertuliskan save Rohingya, hentikan pembunuhan anak-anak dan masyarakat tak berdosa serta tulisan-tulisan lain yang berisi ajakan peduli kemanusiaan Rohingya.

Koordinator aksi, Muhamad Ali Hanafi dalam aksinya mengutuk segala bentuk tindakan brutal yang dilakukan militer Myanmar hingga menyebabkan ribuan orang dewasa dan anak-anak warga Rohingya mengungsi, menderita hingga mati. Tindakan brutal itu, sangat tidak manusiawi.

“Kami mengutuk keras aksi brutal militer Myanmar yang membunuh dan membantai anak-anak dan warga Rohingya tak berdosa hingga harus mengungsi untuk mencari perlindungan,” tegasnya.

Senada disampaikan orator lainnya, Florianus Surion Adu. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas atas tragedi kemanusiaan yang dialami warga Rohingya. Setiap tindakan kekerasan hingga pembunuhan brutal terhadap sesama manusia, makhluk ciptaan Tuhan patut mendapat perlawanan rakyat.

“Karena itu, solidaritas yang kita lakukan adalah solidaritas kemanusiaan itu sendiri. Tindakan kekerasan berupa pembunuhan terhadap anak-anak dan warga sipil tak berdosa bertentangan dengan Hak Asasi Manusia,” tandasnya. (krf5/ays)

Click to comment

Most Popular

To Top