Nando Riri Terancam Tujuh Tahun Penjara – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

HUKUM

Nando Riri Terancam Tujuh Tahun Penjara

Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka Penikaman

KUPANG, TIMEX- Setelah dilakukan interogasi oleh penyidik Subnit IV Satreskrim Polres Kupang Kota, Nando Riri, 23, yang berhasil diciduk aparat gabungan Sat Intelkam Polda NTT dan Polres Kupang akhirnya mengakui perbuatannya. Pemuda tanggung itu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka penikaman Artur Armindo Baun alias Bombom hingga tewas pada Minggu (10/9) dini hari lalu. Dirinya pun disangka Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho yang diwawancarai Timor Express melalui Kasat Reskrim AKP Alnofriwan Zaputra, Rabu (13/9) menegaskan, status Nando Riri yang sebelumnya hanya sebagais aksi sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. “Awalnya, dia (Nando Riri, Red) tidak mau mengakui perbuatannya. Tapi setelah kita lakukan interogasi secara mendalam, dia akhirnya mengaku sebagai pelaku penganiayaan terhadap korban Artur Armindo Baun alias Bombom hingga tewas,” tegas Kasat Reskrim.

Masih menurut Alnof, sapaan akrab Kasat Reskrim Polres Kupang Kota ini, karena status Nando Riri sudah sebagai tersangka maka Pasal yang disangkakan yakni Pasal 351 ayat (3). “Kita masih terus fokus periksa saksi-saksi. Sementara untuk surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP), kita akan segera kirimkan ke Kejari Kota Kupang sehingga proses pemberkasan bagi tersangka segera dilakukan,” sebut Kasat Reskrim Polres Kupang Kota ini.

Mengenai rencana dilakukan rekonstruksi ulang, dirinya tegaskan, jika memungkinkan maka pihaknya akan segera melakukan rekosntruksi ulang. Rekonstruksi tersebut, jelas dia, untuk memperjelas atau membuat terang perbuatan pidana yang sudah dilakukan tersangka ke korban saat malam kejadian berdarah itu. “Barang bukti pakaian yang dikenakan tersangka malam itu sudah kita amankan. Saat ini kita masih fokus untuk mencari barang bukti pisau yang dipakai tersangka untuk menikam korban hingga tewas,” pungkas Kasat Reskrim Polres Kupang Kota ini. (gat)

Click to comment

Most Popular

To Top