PPP Uji 14 Pasangan Balon Kepala Daerah – Timor Express

Timor Express

POLITIK

PPP Uji 14 Pasangan Balon Kepala Daerah

UJI. Korwil PPP Bali Nusra, Yahidin Umar dan Ketua DPW PPP NTT, Djainudin Lonek sedang mendengarkan paparan dari paslon Fransiskus Stefanus Say-Kasimirus Baraberi dari Sikka, Rabu (13/9) di Neo Aston Hotel.

FERDY TALOK/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Menghadapi kontestasi Pilkada serentak tahun 2018 nanti, DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTT, mulai mengambil langkah strategis, salah satunya dengan menyaring para bakal calon bupati dan wakil bupati.

Terbaru, DPW PPP menggelar uji kepatutan dan kelaikan terhadap para pasangan balon (Paslon) yang telah mendaftar.

Ketua DPW PPP Provinsi NTT, Djainudin Lonek yang dikonfirmasi koran ini, disela-sela mengikuti kegiatan uji kepatutan dan kelaikan bagi para balon bupati-wabup di Neo Aston Hotel menjelaskan, hingga pelaksanaan fit and proper tes, paslon yang terdaftar di PPP sebanyak 14 paslon. 14 Paslon yang ada, mendaftar di empat kabupaten, masing-masing Rote Ndao, Sikka, Alor dan Sumba Barat Daya. “Jadi kita hanya ada kursi di empat kabupaten. Sedangkan enam kabupaten lainnya kosong,” tutur dia.

Dikemukakan, total kursi pada empat kabupaten tersebut sebanyak delapan kursi di DPRD. Kabupaten Sumba Barat Daya terdapat tiga kursi, Sikka satu kursi, Rote Ndao, dua kursi dan Alor sebanyak dua kursi di DPRD. “Ada 14 pasangan kandidat yang daftar di empat kabupaten tersebut dan jalani fit and proper tes sekarang ini. Sejak Selasa lalu, kami sudah mulai menjalankan fit and proper tes,” terang dia.

Dari 14 paslon itu, sudah ada yang jalani uji dari pihaknya, yakni paket Intan dari Alor, Paket Lentera jilid III dari Rote Ndao, Paket Damai dari SBD, dan Pasangan Fransiskus Stefanus Say-Kasimirus Baraberi. “Untuk pasangan yang lain, akan dituntaskan hari ini (Kemarin-red) hingga besok (Kamis hari ini-red),” bilang dia.
Materi yang diberikan dalam uji tersebut katanya, yakni visi misi, lokal wisdom atau kebijakan lokal, gender dan dimana posisi PPP ketika terpilih dalam Pilkada.
Setelah di fit and proper tes, lanjut anggota DPRD Kota Kupang itu, DPW akan keluarkan rekomendasi dan kirim ke DPP PPP. Kemudian DPP akan survei. Dari hasil survei maupun adanya kesamaan bathin, maka diusung. Namun semua kewenangan DPP PPP.

Dia melanjutkan, DPW PPP NTT, dalam penjaringan dan penyaringan paslon ini, tidak ingin berseberangan dengan DPC . Akan tetapi DPC harus mengikuti mekanisme yang ada. Jangan tunjukan soal dukungan untuk paket tertentu, apalagi membangun deal diluar keputusan DPP. “Hal ini harus dihindari, agar tidak menimbulkan persoalan, akibat keputusan DPP berbeda dengan yang dijanjikan DPC,” timpal dia.

Dia mengemukakan, untuk Pilgub NTT, PPP tidak memiliki kursi di DPRD NTT. Walau demikian, sudah ada beberapa kandidat yang meminta kerja sama. Mereka diantaranya, Jacky Uly, Esthon dan Benny K. Harman. “Jadi kota terus komunikasi intensif. Nanti akan diputuskan oleh DPP soal arah dukungan,” pungkasnya. (lok)

Click to comment

Most Popular

To Top