Program Bedah Rumah Belum Direalisasi – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Program Bedah Rumah Belum Direalisasi

RUMAH SASARAN. Inilah salah satu rumah warga di Kelurahan Airmata yang menjadi sasaran program Bedah Rumah. Diabadikan Rabu (13/9)

IST

Di Kelurahan Airmata

PASIR PANJANG, TIMEX – Program bedah rumah dan lantainisasi tahun anggaran 2017 di kelurahan Airmata, Kecamatan Kota Lama hingga kini belum direalisasi. Hal ini dipertanyakan Lurah Airmata, Yanto Djalil saat menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli di Restoran In and Out, Pasir Panjang, Rabu (13/9).

“Warga saya yang dapat bantuan bedah rumah ini ada empat kepala keluarga, sedangkan lantainisasi ada 15 kepala keluarga sampai saat ini masih mempertanyakan realisasi program tersebut,” kata Lurah Airmata, Yanto Jalil.

Ia menjelaskan, semua berkas administrasi terkait program bedah rumah dan lantainisasi ini telah dimasukkan ke Dinas Sosial sejak awal Agustus. Namun sampai saat ini belum juga direalisasi. “Berkaitan hal ini, pada kunjungan Wali Kota Kupang ke Airmata, saya sudah menyampikan kepada bapak wali kota dan bapak wali kota meminta untuk segera dilaksanakan. Tapi sampai sekarang belum juga ada tindaklanjut dari Dinsos,” katanya.

Yanto mengaku telah berkoordinasi dengan Dinsos, tapi Dinsos mengatakan masih menunggu SK wali kota.

Oleh karena itu, lanjut Yanto, pihak kelurahan meminta warga penerima bantuan untuk tetap bersabar. Karena semua keputusan realisasi ada di OPD terkait.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Felisberto Amaral mengatakan program ini masih sementara ditender. “Terkait adanya pertanyaan warga Airmata soal kapan realisasi penerima bantuan program bedah rumah dan lantainisasi 2017, hingga saat belum dapat terealisasi karena masih dilakukan tender,” kata Felisberto.

Ia menjelaskan ketika sudah ada pemenang tender, maka pasti pihak Dinas Sosial siap realisasikan program tersebut. “Realisasi program bedah rumah dan lantainisasi bagi warga penerima tentunya tidak dalam bentuk uang tunai, tapi akan dibantu dalam bentuk bahan bangunan,” kata Felisberto.

Ia menambahkan, dalam program ini juga dilakukan survei. Dinas lakukan pendataan dari rumah ke ramah untuk mengetahui kebutuhan bahan bangunan dari penerima bantuan. Oleh karena itu, Felisberto berharap masyarakat dapat bersabar, karena saat masih dalam proses tender. (sam)

Click to comment

Most Popular

To Top