Nasdem Bantah Koalisi Pecah – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

POLITIK

Nasdem Bantah Koalisi Pecah

Tetap Yakin Koalisi dengan Golkar

KUPANG, TIMEX-Rumor perpecahan koalisi Nasdem dan Golkar yang mengusung Jacki Uly-Melki Laka Lena terus bergerak. Bahkan menjadi bola liar yang belum bisa dikendalikan. Sejumlah diskusi maupun di media sosial ramai membicarakan reposisi calon gubernur dari Jacki Uly ke Melki Laka Lena sebagai calon gubernur. Jacki Uly diposisikan kembali sebagai Balon Wagub NTT.

Bahkan tanda-tanda itu semakin jelas belakangan ini melalui sikap Golkar. Golkar yang memulai rencana reposisi Cagub-Cawagub NTT yang akan diusung koalisi Golkar-Nasdem. Argumentasinya seperti yang disampaikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar NTT, Anwar Pua Geno, karena elektabilitas Melki Laka Lena lebih baik dari Jacki Uly.

Namun, hal ini dibantah oleh Nasdem. Sekjen DPP Partai Nasdem, Johnny Plate yang dihubungi Timor Express, Jumat (15/9) terkait rumor perpecahan koalisi Nasdem-Golkar akibat reposisi Balon gubernur/wagub mengemukakan, hingga kini Nasdem dan Golkar tetap solid. Menurutnya, hal itu hanya isu yang ditiupkan oleh orang-orang yang tidak menghendaki Nasdem-Golkar berkoalisi.

Dikemukakan Plate, ditataran DPP Nasdem dan Golkar komunikasi berjalan baik dan kaolisi pun tidak ada perubahan. “Di tataran DPP semua nyaman,” terang dia.

Dikemukakan, Jumat kemarin, Ketua Harian DPP Golkar, Nurdin Halid sudah menegaskan soal koaliasi dengan Nasdem. Koalisi yang dibangun tidak sekadar dalam konteks Pilgub, namun ada hal yang lebih jauh. Dan tentunya ini menjadi domain DPP kedua partai, bukan tataran daerah. “Keputusan koalisi itu domain DPP, bukan ada di daerah,” tukasnya.

Agar masyarakat tidak ragu dan simpang siur, Plate meminta untuk menunggu deklarasi yang akan segera dilaksanakan. “Tunggu saat deklarasi saja. Biar jelas dan tidak sembarangan membuat rumor,” tegasnya.

Dikatakan, DPP Nasdem dan Golkar tidak saja membahas Pilgub NTT, tetapi juga kabupaten lain. Karena itu, dia meminta masyarakat bersabar menunggu pembahasan hingga tuntas. Pada gilirannya, sambung dia, semua akan jelas dan Nasdem-Golkar berkoalisi.

Sementara itu, Ketua Harian DPD I Golkar NTT, Muhammad Ansor yang dihubungi koran ini mengemukakan, hingga kini belum ada keputusan final koalisi Golkar dan Nasdem untuk mengusung pasangan calon gubernur-Wagub NTT. Dirinya juga mengatakan, penetapan koalisi dan pasangan yang diusung merupakan domain DPP. DPD I dan DPD II, jelas Ansor, mengikuti keputusan DPP Golkar.

Pada kesempatan itu, Ansor berharap agar DPP Golkar segera mengambil keputusan koalisi maupun pasangan yang akan diusung. Hal ini penting agar tenggat waktu kerja pasangan calon bersama partai koalisi lebih panjang. Apalagi ini Pilgub di NTT yang merupakan provinsi kepulauan.

Disinggung soal pasangan Jacki Uly-Melki Laka Lena, dia menjelaskan, pihaknya belum menerima keputusan final kedua partai pengusung Jacki-Melki.
DPD I Golkar NTT, kata Ansor, akan menunggu perkembangan terbaru seperti apa dari DPP. Setiap keputusan DPP, lanjut Ansor, akan diamankan pengurus di bawah. “Kita siap amakan semua keputusan politik partai,” pungkas dia. (lok/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top