Saling Serang, 11 Rumah Dibakar, 1 Tewas – Timor Express

Timor Express

SUROSA

Saling Serang, 11 Rumah Dibakar, 1 Tewas

TINGGAL PUING. Inilah rumah yang dibakar saat penyerangan, Minggu (17/9) petang.

FEKY BOELAN/TIMEX

TAMBOLAKA, TIMEX – Pertikaian terjadi di Desa Bila Cenge Kecamatan Kodi Utara, Minggu (17/9) petang. Saling serang antardua kampung terjadi hanya karena persoalan saling senggol sepeda motor di jalan, Sabtu (16/9).

Persoalan senggol sepeda motor sudah diselesaikan dengan baik dan antara kedua belah pihak sudah damai, namun entah mengapa kedua kubu kembali bersitegang dan saling serang.

Alhasil, warga Kampung Jama Eru menyerang Kampung Kalembu Uru dan membakar 11 rumah warga. Sedangkan warga Kampung Kalembu Uru balas menyerang dan membunuh satu orang warga Kampung Jama Eru yakni, Herbertus Dara Lolu dan melukai dua orang yakni ‎Stefanus Moto Ngedo dan Marselinus Popo.

Peristiwa tersebut langsung direspon Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu, Kapolres Sumba Barat, AKBP Muhamad Erwin dan Dandim 1613/SB, Letkol Inf Fifin Zudi Saifuddin dengan turun ke lokasi kedua kampung yang saling bertikai, Senin (18/9) siang.

Di lokasi Kampung Kalembu Uru, Bupati, Kapolres dan Dandim hanya bertemu dengan Kepala Desa Bila Cenge, Petrus Pati Ndari.

Pasalnya, semua warga Kampung Kalembu Uru mengungsi. Mereka takut terjadi serangan balik dari warga Kampung Jama Eru.

“Semua warga mengungsi pak, karena mereka takut ada serangan balik. Ada 11 rumah yang dibakar,” kata Kades Bila Cenge, Petrus Pati Ndari.

Pemkab SBD yang turun membawa bantuan pun akhirnya mengurungkan niat untuk menyalurkan sejumlah bantuan. Pasalnya, tidak ada satu pun warga yang berada di kampung.

Bupati, Kapolres dan Dandim beserta jajaran langsung beranjak menuju Kampung Jama Eru untuk melihat kondisi keluarga korban yang meninggal.

Setiba di sana, tampak suasana duka menyelimuti keluarga korban. Bupati Markus Dairo Talu bersama rombongan menyempatkan waktu untuk melayat Herbertus Dara Lolu.

Kepada seluruh warga dan keluarga korban ditenda duka, Bupati Markus Dairo Talu mengucapkan berbelasungkawa.

Markus meminta kepada keluarga untuk secepatnya menguburkan korban, sehingga urusan selanjutnya bisa cepat diselesaikan. “Kalau bisa secepatnya korban dimakamkan, supaya kita bisa urus masalah lainnya agar tidak berlarut-larut kemudian timbul masalah ikutan,” ujarnya.

Kepada semua keluarga yang hadir Markus meminta agar selalu tenang dalam menghadapi setiap persoalan, tidak perlu harus saling membunuh. Semua persoalan ada jalan keluar jika dihadapi dengan kepala dingin.

“Setelah pemakaman semua duduk untuk bicarakan yang damai, tidak boleh lagi ada saling serang. Kalau tidak begitu ini akan menjadi lingkaran setan yang tak akan berhenti. Karena masing-masing mempertahankan ego, akhirnya nanti terjadi banyak korban jiwa dan materil. Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas persoalan ini,” harapnya.

Sementara, Kapolres Sumba Barat, AKBP Muhamad Erwin dalam arahannya meminta kepada seluruh warga yang melihat secara langsung bisa menjadi saksi agar masalah ini bisa secepatnya tuntas.

“Siapa pun dia pelakunya kami harap datang serahkan diri dan atau kalau ada saksi yang lihat harap segera memberikan fakta agar kasus ini secepatnya kita selesaikan dan tidak berlama-lama,” katanya.

Dia berharap keluarga korban agar tidak lagi melakukan upaya serangan balik. Semua harus dengan tenang menyikapi persoalan yang terjadi.

Dandim 1613/SB, Letkol Inf Fifin Zudi Saifuddin mengaku, TNI siap mem-back up pihak kepolisian untuk mengejar pelaku jika pelaku tidak menyerahkan diri.

Fifin meminta kepada seluruh keluarga korban agar tidak lagi ada upaya balas dendam, semua harus tenang. Karena jika sering terjadi persoalan seperti ini, maka tentu akan berdampak pada pembangunan di daerah.

“Kalau bapak ibu tidak tenang menyikapi masalah-masalah sepele seperti ini, bagaimana pemerintah mau membangun. Harusnya masyarakat turut mendukung dengan langkah tidak salig serang. Tetapi setiap persoalan duduk bersama dan urus secara kekeluargaan untuk berdamai. Dengan begitu pembangunan daerah ini tidak terhambat,” tandasnya. (r1/ays)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!