Jeriko: Terima Kasih Pak Don! – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Jeriko: Terima Kasih Pak Don!

Kerja Sama dengan Subasuka Dibatalkan

Pemkot Jadikan Taman Kota

KUPANG, TIMEX – Kontrak kerja sama antara Pemerintah Kota Kupang dengan PT. Subasuka Go terkait pemanfaatan lahan eks Resto Teluk Kupang di Kelurahan Kelapa Lima, resmi dibatalkan, Selasa (19/9). Hal ini berdasarkan kesepakatan bersama antara Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Komisaris PT. Subasuka Go, Don Putra Gotama.

Kepada wartawan di Balai Kota, kemarin, Jeriko-sapaan karib Wali Kota Kupang, menjelaskan ia bersama Don Gotama telah sepakat untuk menjadikan lahan eks Resto Teluk Kupang itu menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Lahan itu pun resmi dikembalikan kepada Pemkot. Sebelumnya, telah ada penandatanganan kerja sama antara Pemkot dengan PT. Subasuka Go. Masa kontrak selama 30 tahun. “Kita sudah selesai (pertemuan) dan setuju untuk jadikan RTH,” kata Jeriko kepada wartawan di Balai Kota, petang kemarin

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, Don sepaham dengan pemerintah bahwa masyarakat Kota Kupang membutuhkan ruang terbuka hijau. Oleh karena itu, ia pun setuju menyerahkan kembali lahan tersebut kepada pemkot. “Soal pembayaran yang sudah ada sebelumnya akan dikaji lagi apakah nanti dikembalikan atau tidak. Prinsipnya lahan kembali ke pemkot,” kata Jeriko.

Berkaitan dengan niat baik Don Gotama menyerahkan lahan tersebut, Jeriko menyampaikan terima kasih. “Kita berharap nantinya ada kerja sama yang baik demi masyarakat Kota Kupang. Karena memang masyarakat butuh akses untuk ke pantai,” tambah mantan Anggota Komiis X DPR RI ini
Lebih lanjut, dijelaskan, setelah kontrak dibatalkan, maka pemkot akan memanfaatkan lahan tersebut menjadi RTH. Lahan itu akan dijadikan taman kota. Taman ini akan diintegrasikan dengan alun-alun yang berada di seberang jalan. Bahkan Jeriko menjelaskan pemkot ingin taman yang dibangun menghubungkan lahan eks Resto Teluk Kupang dengan alun-alun. “Nanti tinggal didesain jalan dari bawah atau dari atas. Soal desain nanti kita bikin sayembara terbuka. Karena kita ini menata kota ini menjadi lebih baik,” kata Jeriko.

Untuk mewujudkan impian ini, dalam sidang pembahasan anggaran tahun 2018 pemkot akan mengusulkannya. Selain anggaran pembanguna taman, juga usulan anggaran untuk sayembara desain model taman kota. “Kalau anggarannya besar bisa minta bantuan dari kementerian,” katanya.

Tak hanya lahan eks Resto Teluk Kupang, lahan di Kelurahan Pasir Panjang juga direncanakan dijadikan RTH, jika masyarakat mengizinkan. Pemkot siap membeli lahan yang berada di tepi pantai untuk dijadikan RTH. “Di sebelah pasar ikan itu bagus. Kalau masyarakat mau ya kita beli. Kita beli lahan itu untuk masyarakat. Supaya masyarakat bisa akses ke pantai,” jelas Jeriko.

Sayangnya, Don Putra Gotama belum memberikan komentar terkait pembatalan kontrak kerja sama dengan pemkot. Ia tak membalas pesan berisi pertanyaan yang disampaikan Timor Express.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli mengatakan fraksinya sangat setuju jika lahan eks Resto Teluk Kupang itu dijadikan taman kota. Pasalnya, sepanjang garis pantai sudah dimanfaatkan untuk banguna restoran dan hotel serta pertokoan. Akibatnya masyarakat sulit mengakses pantai. “Kalau pemkot mau bikin taman saya kira itu sangat bagus. Bahkan, di Pasir Panjang itu bisa juga dijadikan taman. Itu lahan masyarakat yang bisa dibeli pemerintah untuk dimanfaatkan masyarakat,” kata Adi.

Menurutnya, mayoritas fraksi di DPRD sangat setuju dengan rencana pemerintah membangun RTH di pesisir pantai. “Apalah artinya anggaran Rp 10 miliar atau Rp 20 miliar kalau memang kita pakai untuk kepentingan masyarakat. Saya kira akses ke pantai adalah kebutuhan masyarakat,” katanya. (sam)

 

 

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!