PNK Tunggu Informasi dari Kemenristekdikti – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

PENDIDIKAN

PNK Tunggu Informasi dari Kemenristekdikti

GUNTING PITA. Menko PMK Puan Maharani dan Rektor UI Muhammad Anis saat peresmian iMuseum.

JAWA POS

Soal Pemilihan Direktur Defenitif

KUPANG, TIMEX-Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Kupang (PNK) defenitif hingga kini belum pasti.
Pihak PNK masih menunggu informasi dari pihak Kemenrinstekdikti. “Kita masih tunggu jawaban pasti dari Kemenristekdikti, soal jadwal pemilihan,” Ketua Panitia Pemilihan Direktur PNK, Otnial Mone saat dihubungi koran ini, Rabu (20/9).

Disebutkan, pasca pemilihan tiga calon yang digelar dua pekan lalu, pihaknya langsung menyerahkan hasil dan jadwal pemilihan direktur defenitif ke Kemenristekdikti. Namun hingga kini belum ada informasi soal jadwal itu,” bilang dia.

Sebagai ketua panitia, pihaknya terus berkomunikasi dengan Kementerian, sehingga bisa menetapkan jadwalnya, untuk disesuaikan oleh Senat PNK. “Kita hanya bisa tunggu seperti apa jadwal dari PNK,” bilang dia.

Dilanjutkan, pihaknya berharap agar jadwal segera ditetapkan, sebab masa jabatan Direktur PNK saat ini akan segera berakhir. Masa jabatan direktur saat ini, berakhir pada 4 Oktober mendatang. “Kami berharap supaya bisa segera ada jadwal pemilihan, sebelum masa jabatan direktur berakhir. Hal ini untuk menghindari kekosongan atau kevakuman peemimpin Politeknik Negeri Kupang,” ungkap Otnial yang juga anggota senat PNK.

Diberitakan sebelumnya, Rapat Senat Politeknik Negeri Kupang (PNK) dalam rapat penyaringan calon direktur, Senin (11/9), berhasil menentukan tiga nama calon Direktur PNK, dari empat nama bakal calon yang diajukan.

Adapun tiga nama calon yang telah ditetapkan yakni Johan A.A. Lada, MSi, Nance Farida Tuaki, SE, MSi dan Vinsensius Faot, ST, MT. Satu balon yang gugur yakni, Ramsy GGL. Sayonara, ST, MT.

Dengan penetapan tiga calon itu, panitia akan segera mengusulkan nama para calon, bersama berita acara pemilihan serta hasil penyaringan ke Menteri Ristekdikti, M. Nasir. Tidak saja itu, panitian juga langsung mengantar surat audiensi dengan Menteri, untuk ditetapkan tanggal pelaksanaan pemilihan Direktur PNK.

Senat PNK wajib melibatkan pihak kementerian, karena hak suara dari Menteri sebesar 35 persen, sedangkan senat sebesar 65 persen. Dengan demikian, harus ada perwakilan atau delegasi Menteri yang hadir dalam pemilihan itu. Jika tidak, bisa saja dinyatakan tidak sah.

Dalam pemilihan itu, delegasi Menristekdikti akan ke Kupang untuk mengikuti pemilihan bersama 24 anggota Senat PNK. Delegasi Menristekdikti akan bersama 24 anggota senat, memilih calon yang ada untuk kemudian ditetapkan sebagai Direktur PNK defenitif.

Panitia tidak mau berlama-lama mengusulkan tiga calon direktur yang ada, sebab per 4 Oktober masa jabatan direktur saat ini berakhir. (lok)

Click to comment

Most Popular

To Top