Ribuan Orang Kehilangan Rumah di Meksiko – Timor Express

Timor Express

INTERNASIONAL

Ribuan Orang Kehilangan Rumah di Meksiko

RUNTUH. Salah satu apartemen di Meksiko runtuh, setelah dihantam gempa bumi berkekuatan 7,1 SR.

IST

 Penduduk Luar Daerah Berjuang Kirim Bantuan

MEKSIKO, TIMEX-Tim Penyelamat berharap akan menemukan lebih banyak lagi korban selamat yang masih terjebak di reruntuhan bangunan akibat guncangan gempa 7,1 Skala Richter di wilayah Meksiko bagian selatan dan tengah.

Kekuatan gempa yang dahsyat tersebut dianggap gempa paling mematikan di Meksiko.

Jumlah korban kini menjadi 282, dan dapat dipastikan akan terus meningkat saat petugas penyelamat terus mencari pada reruntuhan genting di tengah ancaman gempa susulan, bangunan runtuh dan kebocoran gas.

Rincian kehancuran di luar ibukota mulai muncul, dengan laporan seluruh kota diratakan dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Dikutip dari The Guardian, kerusakan parah terjadi di kota Jojutla, di mana rumah-rumah rusak menjadi puing-puing.”Jojutla rusak parah, tapi ada komunitas yang mengalami hal yang sama atau lebih buruk,” kata Óscar Cruz, seorang Jurubicara keuskupan Katolik setempat.

“Yang tragis adalah kerusakan itu paling buruk di pueblos termiskin,” katanya lagi.

Kantor Presiden Enrique Peña Nieto merinci 73 orang tewas di negara bagian Morelos, 43 di Puebla, 13 di Negara Bagian Meksiko, enam di Guerrero dan satu di Oaxaca.

Di Puebla, pihak berwenang telah menyatakan keadaan “darurat yang luar biasa” di 112 kotamadya – setara dengan 51 persen wilayah. Sedikitnya 1.700 rumah telah dinyatakan tidak layak huni dan harus dibongkar dalam beberapa bulan mendatang, menurut gubernur negara bagian tersebut.

Jumlah tersebut bisa meningkat setelah para ahli menyelesaikan lebih banyak pemeriksaan menyeluruh.

Di Metepec, hampir setiap rumah dan toko mengalami kerusakan struktural, menimbulkan kekuatiran di kalangan penduduk bahwa pembangunan kembali bisa memakan waktu bertahun-tahun. Pasokan bantuan terhambat di irimkan dari luar ibu kota karena kerusakan yang meluas.

Beberapa jam setelah gempa melanda, 11 anak diselamatkan dari sekolah Enrique Rebsámen, namun 21 anak-anak dan lima orang dewasa ditemukan tewas sejauh ini. (jpg/lok)

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!