Resmi Napi, CJM Huni Sukamiskin – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Resmi Napi, CJM Huni Sukamiskin

Bayar Denda Rp 200 Juta

JAKARTA, TIMEX-Penuntut Umum (PU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diketuai Eva Yustisiana telah mengeksekusi putusan hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap terdakwa Charles Jones Mesang (CJM) pada petang kemarin (27/9).

CJM merupakan terdakwa perkara dugaan suap dana optimalisasi di Ditjen P2KTrans Kemenakertrans Tahun 2014 senilai Rp 9.750.000.000. Robinson selaku Ketua Tim Penasihat Hukum (PH) terdakwa CJM yang diwawancarai Timor Express di Jakarta, membenarkan.

Ia mengatakan eksekusi dilakukan PU KPK dengan memindahkan CJM dari Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur ke Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. “Tadi (kemarin, Red) sekitar pukul 15.00 WIB pak Charles sudah masuk Lapas Sukamiskin. Saya bersama istrinya dan beberapa keluarga ikut antar beliau,” kata Robinson.

Advokat muda dari Kantor Pengacara Alfonso & Partners Jakarta itu mengatakan, dengan eksekusi tersebut, kliennya resmi berstatus narapidana dan siap menjalani masa hukuman sesuai putusan hakim. “Pak Charles juga sudah bayar denda Rp 200 juta sesuai diktum putusan hakim,” ungkap Robinson.

Ia melanjutkan, pihaknya juga mulai dari sekarang mempersiapkan rencana pengajuan Pembebasan Bersyarat (PB) atas kliennya. “Kita siapkan sejak awal, sehingga setelah Pak Charles sudah jalani 2/3 masa hukuman, tinggal diajukan PB. Belum lagi kalau beliau nanti diberi remisi. Walaupun soal itu diatur Kemenkumham. Semoga bisa dapat remisi dua kali setahun, saat HUT RI dan hari besar keagamaan,” jelas dia.

Robinson melanjutkan, pengajuan PB akan dimungkinkan apabila CJM sudah menjalani 2/3 masa hukuman atau sama dengan 2 tahun 6 bulan dari masa hukuman.

Terpisah, Humas Pengadilan Tipikor Jakarta Jamaludin Samosir kepada koran ini mengatakan eksekusi dilakukan setelah PU KPK tidak mengajukan upaya hukum banding.

“PU saat putusan dibacakan menyatakan pikir-pikir, dan hingga saat ini tidak mengajukan upaya hukum banding. Itu berarti PU menerima putusan sehingga dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap atau incrah sehingga dilanjutkan dengan tahapan eksekusi putusan,” jelas Jamaludin.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Hariono dalam diktum putusan telah menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada CJM.

Selain pidana penjara, hakim juga memvonis anggota DPR RI lima periode dari Partai Golkar itu dengan pidana denda Rp 200 juta subsidair 2 bulan kurungan.

CJM juga dijatuhi hukuman tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 2 tahun setelah selesai menjalani pidana pokok.

CJM dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf a Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah yang dikonfirmasi koran ini membenarkan telah dilakukan eksekusi terhadap putusan terdakwa CJM.

“Benar, hari ini (kemarin, Red), telah dilakukan eksekusi terhadap Charles Jones Mesang ke Lapas Sukamiskin,” kata Febry.

Bekas aktivitas ICW itu menambahkan, eksekusi dilakukan setelah Penuntut Umum KPK menyatakan menerima putusan hakim dan kemudian putusan ditetapkan incrah atau telah berkekuatan hukum tetap. (joo/fmc/ito)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!