Ditinggal ke Kantor, Rp 120 Juta Raib Dalam Mobil – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Ditinggal ke Kantor, Rp 120 Juta Raib Dalam Mobil

AMBIL SIDIK JARI. Tim Inafis Polres Kupang Kota sementara mengambil sidik jari pada kaca mobil yang dipecahkan pelaku sebelum menggasak uang tunai senilai Rp 120 juta pada Jumat (29/9). INZERT. Kaca mobil bagian kiri depan terlihat bolong dan ban mobil bagian belakang kiri juga kempes akibat ulah pelaku pencurian.

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Pelaku Pencahkan Kaca dan Kempeskan Ban

Dua Pelaku Dalam Pengawasan Polisi

KUPANG, TIMEX– Kasus pencurian uang dengan cara memecahkan kaca mobil kembali terjadi di Kota Kupang. Kali ini yang jadi korbannya adalah oknum karyawan PT Tom, Yusak Imanuel Holbala. Akibat kejadian itu, uang tunai senilai Rp 120 juta yang disimpan dalam kantong kresek dan diletakkan di dalam mobil digasak pelaku yang berjumlah dua orang. Tak hanya memecahkan kaca mobil saja, ban mobil juga dibuat kempes pelaku.

Apesnya lagi, kejadian pembobolan mobil ini terjadi di parkiran Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jalan W. J. Lalamentik, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo. Perbuatan pelaku yang menyasar mobil merek Toyota Avanza warba putih dengan nomor polisi DH 1393 BC pada Jumat (29/9) sekira pukul 10.40 Wita itu terekam CCTV.

Sekuriti kantor BPJS Ketenagakerjaan sekaligus saksi, Damatrius Aulu kepada Timor Express di lokasi kejadian mengaku kejadian pembobolan mobil milik korban Yusak Imanuel Holbala terjadi begitu cepat. “Tadi (Kemarin, Red), dia (Yusak Imanuel Holbala) jelaskan, dia baru saja ambil uang tunai senilai Rp 140 juta di salah satu bank ternama di Kota Kupang di wilayah Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Setelah ambil uang, dia masukkan uang ke dalam kantong plastik dan disimpan di dalam mobil. Uang itu disimpan di samping kiri di dasar mobil. Dia sempat ambil Rp 20 juta untuk bayar iuran BPJS Ketenagakerjaan karyawan,” ujar Damatrius.

Tiba di Kantor BPJS Ketenagakerjaan, ujar saksi, korban memarkir mobilnya persis di samping pintu gerbang dengan posisi mobil menghadap ke kantor. “Kurang lebih lima menit berada dalam kantor, dia dengar alarm mobil bunyi. Dia keluar dan sempat melihat pelaku sudah meninggalkan mobil bersama seorang temannya pakai sepeda motor merek Yamaha Vixion warna merah dan langsung melarikan diri. Mereka lari ke arah Ramayana Flobamora Mall. Saya sempat kejar pakai motor tapi dapat karena terhalang hilir mudik kendaraan. Maka itu saya kehilangan jejak pelaku,” cerita sekuriti pada kantor BPJS Ketenagakerjaan itu.

Dia mengaku, saat kejadian dirinya sementara berada di dalam kantor karena mengantar permintaan koran ke salah satu pimpinannya. “Hari ini (Kemarin, Red), kami dua orang yang bertugas jaga keamanan. Saya di luar dan teman saya di dalam kantor. Saya ditelepon oleh atasan untuk antar koran sehingga saya tinggalkan pos jaga,” ucapnya. Masih menurut dia, suasana di area parkir saat kejadian memang sepih sehingga pelaku beraksi dengan cepat sekali.

Sementara dari hasil rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang. Saat masuk ke areal parkiran kantor BPJS Ketenagakerjaan, kedua pelaku mengendarai sepeda motor. Salah seorang pelaku tetap berada di atas motor sambil memantau. Sementara satu perlaku lagi yang bertugas sebagai eksekutor. Ketika mendekati mobil korban, pelaku sempat menuju ke arah belakang lalu mengintip dari balik jendela kaca mobil. Melihat situasi aman, pelaku lalu memecahkan kaca mobil bagian kiri depan pakai siku. Selanjutnya, pelaku mengambil uang lalu meninggalkan TKP dibonceng salah satu pelaku.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho yang diwawancarai Timor Express melalui Kasat Reskrim, AKP Alnofriwan Zaputra mengakui adanya kejadian pembobolan kaca mobil dan uang tunai senilai Rp 120 juta amblas digasak dua orang pelaku. “Setelah dapat laporan dari korban, kita langsung bergerak ke lokasi dan lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban sudah kita mintai keterangan di Subnit IV Satreskrim Polres Kupang Kota,” ujar Alnof sapaan akrabnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya sementara melacak keberadaan kedua pelaku. “Kita sudah sebar anggota untuk melakukan pencarian. Hasil rekaman CCTV di TKP juga sudah kita ambil. Kita juga sudah ambil rekaman CCTV di bank dimana korban menggambil uang untuk memastikan berapa banyak pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan ini,” ucapnya singkat. (gat)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!