HK Disangka Dua Pasal Sekaligus – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

HK Disangka Dua Pasal Sekaligus

TERSANGKA DAN BB. Tersangka curanmor, HK bersama barang bukti dua unit sepeda motor yang dicuri selama ini. Tampak dirinya ketika diamankan di Mapolres Kupang.

IST

Tersangka Pencurian Tiga Unit Sepeda Motor

KUPANG, TIMEX– Pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang selama ini beraksi di lingkungan salah satu kampus ternama di Kota Kupang akhirnya dibekuk. Pelaku curanmor itu berinisal HK, 18, oknum mahasiswa semester V di salah satu univesritas ternama di Kota Kupang. Dia dibekuk Tim Buru Sergap (Buser) Polres Kupang dibawa pimpinan Kasat Reskrim, AKP Simson L. Amalo pada 28 September lalu sekira pukul 18.00 Wita bertempat did Bimoku, atau persisinya di dekat SMK Pelayaran.

Berdasarkan pengakuan tersangka HK, dirinya sudah berhasil menjarah tiga unit sepeda motor milik tiga orang korban. Atas perbuatannya itu maka HK langsung ditetapkan sebagai tersangka usai dibekuk dan dirinya dijerat dua pasal sekaligus yakni Pasal 362 KHUP subsider Pasal 363 ayat (1) ke 5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kepada Timor Express, Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Simson L. Amalo tegaskan, tersangka HK nekad melakukan pencurian sepeda motor hanya untuk membiaya kuliah serta untuk memenuhi kehidupan setiap hari di kos. “Ada tiga unit sepeda motor yang berhasil dicuri tersangka HK. Sepeda motor yang dicuri itu umumnya diparkir pemiliknya di beberapa tempat umum,” tegas Somson.

Ditegaskan, pada Mei 2017 lalu sekira pukul 14.00 Wita, tersangka HK berhasil menggasak satu unit sepeda motor di belakang kampus salah satu universitas ternama di Kota Kupang, wilayah Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang. Sepeda motor yang digasak itu merk Honda Supra X 125 milik Ricardus Yentus Rana. Curanmor kedua dilakukan pada Juli 2016 silam sekira pukul 02.00 dini hari bertempat di depan Hotel Bougenvile, Kelurahan Oesapa Selatan. Saat itu, tersangka HK berhasil menggasak satu unit sepeda motor merek Yamaha Jupiter. “Untuk sepeda motor merek Yamaha Jupiter, kita masih koordinasikan dengan Polres Kupang Kota karena korban dan TKP curanmor ini ada di wilayah hukum Polres Kupang Kota,” tegas Kasat Reskrim Polres Kupang.

Sementara untuk curanmor yang pernah dilakukan tersangka HK yakni pada September 2017 sekira pukul 14.00 Wita bertempat di belakang salah satu kampus ternama di Kota Kupang wilayah Desa Penfui Timur. Saat itu, jelas Simson, tersangka berhasil menggasak satu unit sepeda motor merek Yamaha Jupiter Z. “Untuk sepeda motor merek Yamaha Jupiter Z kita masih cari korbannya. Kita juga berkoordinasi dengan Samsat. Motif pelaku menggasak ketiga unit sepeda motor milik para korban itu untuk dijual. Dan uang hasil jualan sepeda motor itu digunakan untuk membiayai kuliah serta untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari di kos,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kupang.

Simson juga tegaskan, tersangka HK ketika melakukan perbuatan curanmor itu tidak dibantu orang lain atau tersangka adalah pemain tunggal. “Sejauh ini barang bukti yang sudah kita amankan yaitu dua unit sepeda motor masing-masing merek Honda Supra X 125 dan satu unit lagi merek Yamaha Jupiter Z. Satu unit sepeda motor masih kita lacak beredaannya termasuk penadahnya,” pungkas Simson. (gat)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!