Hari Ini, MKD Mulai Sidangkan VBL – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Hari Ini, MKD Mulai Sidangkan VBL

Sufmi Dasco Ahmad

Dugaan Ujaran Kebencian
 Termasuk Kasus Menonjol

JAKARTA, TIMEX-Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bakal menggelar sidang etik bagi Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) yang dilaporkan melakukan dugaan ujaran kebencian kepada beberapa partai politik. Pelapor pun mendesak mahkamah untuk memberikan sanksi berat bagi politikus yang juga pengusaha itu.

Ketua MKD, Sufmi Dasco Ahmad saat diwawancarai Timor Express, Selasa (3/10), mengatakan, persoalan yang menimpa VBL termasuk kasus yang menonjol. Pihaknya pun memprioritaskan kasus tersebut. Setelah melakukan kajian dan telaah kepada semua berkas dan dokumen laporan, pihaknya pun akan menggelar sidang materi perkara pada hari ini, Rabu (4/10). “Seluruh administrasi dinyatakan lengkap,” terang Sufmi.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, dalam penyelidikan materi perkara, pihaknya akan mengundang pelapor dan VBL sebagai terlapor. VBL akan dimintai klarifikasi terkait materi laporan. Dia dianggap melakukan ujaran kebencian kepada sejumlah partai politik (Parpol).

Peristiwa itu terjadi pada 1 Agustus lalu. Saat itu, VBL menyampaikan pidato di acara pelantikan pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Kupang sekaligus deklarasi pasangan calon yang diusung di Pilkada daerah tersebut.

Dia menyebut empat Parpol, yaitu PKS, Partai Gerindra, PAN dan Partai Demokrat merupakan partai pendukung negara khilafah yang mengancam keutuhan NKRI. Sebab, keempat partai itu tidak mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Dia juga menyebut bahwa negara khilafah tidak boleh ada perbedaan. Semua orang diwajibkan untuk salat. Bahkan, VBL menuding empat partai tersebut sebagai pendukung kaum intoleran. Empat partai itu pun meradang. Mereka melaporkan VBL ke Bareskrim Mabes Polri dan MKD.

Sufmi mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan materi perkara dengan meminta klarifikasi kepada kedua belah pihak, MKD pun akan memutuskan apakah laporan itu bisa masuk register perkara dan dilanjutkan tahapan sidang berikutnya. “Keputusan bisa kita ambil langsung hari itu (Rabu) juga,” ucap legislator asal Dapil Banten III itu.

Anggota Komisi III itu belum bisa menyebutkan sanksi apa yang akan diberikan kepada VBL, sebab pihaknya belum melakukan klarifikasi kepada pelapor dan terlapor. Sanksi akan diputuskan setelah proses persidangan selesai. Dia meminta semua pihak untuk menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan MKD.

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto mengatakan, dia mengapresiasi langkah MKD yang akan menyidangkan kasus VBL. Sebagai salah satu partai yang dituding VBL sebagai pendukung khilafah, ia meminta agar kasus itu masuk register perkara, sehingga sidang pemeriksaan bisa dilakukan.

Dia mendesak agar MKD memberikan sanksi berat bagi VBL. Politikus Partai Nasdem itu dinilai sudah jelas-jelas menyampaikan ujaran kebencian saat berpidato di NTT.

Rekaman video yang sudah diserahkan ke MKD dan yang juga menyebar di media sosial sudah sangat jelas dan gamblang bagaimana VBL menuduh empat partai sebagai pendukung negara khilafah dan kaum intoleran. “Itu merupakan tuduhan dan fitnah,” papar anggota Komisi II itu.
Dia mengatakan, kasus itu bisa menjadi pelajaran bagi semua orang agar tidak gampang menyampaikan ujaran kebencian. MKD harus bersikap tegas dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Jika mahkamah tidak menjatuhi hukuman bagi VBL, lanjutnya, maka akan menjadi preseden buruk dalam kehidupan berbangsa. Anggota dewan dan masyarakat bisa seenaknya menuduh dan menyerang orang tanpa takut mendapatkan hukuman. Jika disalahkan, mereka akan merujuk kepada kasus VBL. “Viktor harus mendapat hukuman,” terang politikus asal Dapil Banten II itu.

Sementara itu, sampai saat ini VBL masih bungkam. Dia belum bisa dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirim koran ini tidak dibalas. Dia juga tidak mau mengangkat telepon. (joo/fmc/ito)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!