Mahasiswa Undana Harus Miliki Modal Intelektual – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Mahasiswa Undana Harus Miliki Modal Intelektual

SERIUS. Mahasiswa Jurusan pendidikan Ekonomi FKIP Undana tampak serius mengikuti kuliah umum di Aula lantai tiga Rektorat Undana Penfui, Kamis (5/10).

IST

KUPANG, TIMEX – Untuk meningkatkan daya saing bangsa di era globalisasi yang berkembang pesat, mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) harus miliki modal intelektual. Baik yang dapat dilihat, maupun yang tidak dapat dilihat. Sebab, dengan modal intelektual, seseorang dapat menciptakan inovasi, yang pada gilirannya akan memberikan nilai bagi perusahaan di level mikro dan kesejahteraan di level makro.

Demikian sari pendapat Prof. Dr. Hamidah, SE., M.Si ketika tampil sebagai pembicara tunggal pada kuliah umum bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), di Aula lantai tiga Rektorat Undana Penfui, Kamis (5/10).

Kuliah umum yang mengambil tema ‘Peningkatan Modal Intelektual untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa Indonesia’, dipandu oleh Sekretaris Jurusan Pendidikan Ekonomi, Yakob Abolladaka, S.Pd, MM.

Prof. Hamidah mengatakan, untuk bersaing, tidak hanya pada kepemilikan akta berwujud, tetapi lebih pada inovasi, sistem informasi, pengelolaan organisasi dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Guru Besar Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini meminta agar setiap mahasiswa harus membekali diri dengan pengetahuan dan teknologi. Sebab, jika manusia memanfaatkan seluruh kemampuannya, maka akan menghasilkan kinerja yang luar biasa.

Merujuk pada data Global Talent Competitiveness Index 2017 for Asia Pacifik, sebut Prof. Hamidah, indeks kompetitif Indonesia kini berada pada urutan 90. Sementara negara tetangga, seperti Singapura berada pada posisi dua, Thailand 73 dan Vietnam 86. Dengan demikian, modal intelektual harus dimiliki setiap orang untuk bisa berkompetisi.

“Dengan memiliki modal intelektual, maka akan sangat mendukung kinerja keuangan perusahaan dan kinerja non keuangan,” katanya.

Dikatakan, manusia yang memiliki modal intelektual melalui konsep inovasinya dapat menghasilkan perubahan setiap saat dan akan terus berubah. Misalnya adanya Yahoo, yang merupakan raksasa dunia internet. Di dunia Retail, Gerai Matahari, Ramayana, Carrefour yang kemudian mulai tergantikan oleh Bukalapak, Tokopedia, Shoope dan lainnya. Selain itu, smart up buka toko kelontong yang dahulunya memakai modal besar, kini hanya bermodal smarthpone sudah bisa menjadi grosir dengan aplikasi Kudo.

Sementara, Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP, Drs. Siprianus S. Garak. M.Si dalam sambutannya, menyambut baik kehadiran Prof. Hamidah guna memberi kuliah umum. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dalam kuliah umum tersebut menjadi bukti adanya kemauan untuk terus maju. “Dari rencana empat seminar nasional yang direncanakan oleh FKIP Undana, Jurusan Pendidikan Ekonomi adalah jurusan yang pertama menggelar seminar. Ini yang patut kami apresiasi,” katanya sembari berharap mahasiswa dapat mengambil manfaat dari kuliah umum tersebut demi masa depan.

Siprianus menambahkan, setiap orang yang hidup di muka bumi selalu bergelut dengan ekonomi. Karena itu, kuliah umum menjadi penting, agar mahasiswa bisa meningkatkan kemampuan untuk menghadapi persaingan global. Ia juga mengingatkan agar mahasiswa Undana, khsusnya Jurusan Pendidikan Ekonomi agar bisa melakukan aksi lokal tetapi berpikir global. (r2/rum)

Click to comment

Most Popular

To Top